Antisipasi Kejahatan Transnasional PADMA Indonesia Minta Atensi Kasus Anak di Malaka

Malaka, NTT, deliknes-Kabupaten Malaka, daerah berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia. Wilayah batas berpotensi rawan kejahatan transnasional. Kasus kekeraan terhadap anak di bawah umur di Malaka perlu diatensi karena teridentifikasi adanya jaringan perbuatan jahat terhadap hak dan perlindungan anak dan perempuan.

Lembaga Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia menilai daerah-daerah batas di Indonesia punya potensi rawan terjadinya kejahatan transnasional. Kasus perdagangan manusia dan narkoba didengar terjadinya di daerah perbatasan negara.

Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia, Gabriel Goa dalam keterangan pers yang disampaikan kepada sejumlah media di Kabupaten Malaka, Sabtu (8/5/2022) malam mensinyalir jangan sampai kasus kekerasan anak di Kabupaten Malaka yang menimpa CTS (13) sebagai perdagangan manusia.

Itulah sebabnya, kata Gabriel PADMA Indonesia terpanggil nurani kemanusiaan untuk menyelamatkan korban dari suara kaum tak bersuara (Voice of the voiceless) yang terjadi dalam kasus perdagangan orang, pemerkosaan hak dan pelecehan seksual di Kabupaten Malaka jika para pelaku terbukti bersalah.

PADMA Indonesia meminta perhatian semua pihak terkait agar memberi atensi kepada kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Malaka, daerah yang berbatasan dengan Timor Leste, batas darat dan Australia, batas laut.

“Kami mendesak Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) yang juga menjabat Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang agar segera turun ke Kabupaten Malaka untuk berkolaborasi dengan Bupati Malaka, Kapolres Malaka, lembaga agama, pegiat kemanusiaan dan pers serta tokoh masyarakat dalam menuntaskan kasus yang menimpa CTS (13), korban kasus kekerasan itu,” kata Gabriel via pesan whatsApp dari ponselnya sebagaimana dilansir media akhir pekan lalu dalam rangka mengingatkan semua pihak akan adanya potensi rawan kejahatan transnasional di Kabupaten Malaka.(ms/Dami Atok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.