Oknum Sekda Musi Banyuasin Diduga Lecehkan Wartawan

Muba, Sumsel, deliknews.com – Oknum Sekda di Sumatera Selatan diduga lecehkan wartawan dengan ucapan yang kotor dan tidak senonoh. Hal ini dilakukan oleh Oknum AP saat dikonfirmasi oleh Agus wartawan media teropong tentang keberadaan AP melalui telepon.

Saat itu Agus bertanya dimana keberadaan AP apakah di Palembang atau Muba, dijawab dengan Nada tinggi oleh AP sambil mengeluarkan ucapan tidak senonoh.

” Kalu dak pecayo ke kantor Bae besok pagi, Ng**uk umak kau,” ucap AP.

Menyikapi hal ini Jon Napoleon. HS Aktivis DPW LSM Gempita Sumsel. Jumat. (13/05/2022). Seharusnya oknum Sekda tersebut jangan sampai mengucapkan kalimat atau kata yang tidak Elok didengar, kalimat ini merupakan ungkapan yang sangat tidak pantas diucapkan oleh siapapun, apalagi oleh seorang oknum Sekda yang merupakan pejabat pemerintahan daerah.

Jon menambahkan, kalimat tidak layak dari seorang Pejabat Daerah tersebut terlontar saat awak media meminta tanggapan kepada dirinya beberapa hari lalu

“Awalnya rekan kita, Agus menunjukan Voice Note dari oknum sekda di kabupaten Musi Banyuasin dengan kata-kata kasar dan jelas menyakiti hati pribadinya bahkan saya meyakinkan, semua insan pers juga merasakan hal yang sama”, terangnya

Jon juga mengatakan lebih jelas, dalam Pasal 4 Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers dinyatakan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara; terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran; pembredelan atau pelarangan penyiaran; untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hal mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi; dan hak tolak sebagai bentuk pertanggungjawaban pemberitaan.

“Kita ketahui bersama, sebagaimana yang tercantum dalam Pasal UU 40 Tahun 1999, dinyatakan bahwa dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum” lanjut Jon

Yang dimaksud adalah jaminan perlindungan pemerintah dan atau masyarakat kepada wartawan dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Merespon adanya perilaku oknum tersebut, Jon dan rekan-rekan pers akan melakukan aksi unjuk rasa ke Pemerintah Provinsi Sumsel dan segera akan melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumsel,” ungkapnya.

(Adi)

Pos terkait

loading...