Belum Selesai Pengerjaan, Proyek Saluran Irigrasi Desa Kaliabu Sudah Alami Kerusakan. Tanggung Jawab Siapa ?

Keterangan Foto : Pembangunan saluran Irigrasi yang terletak di RT.12 RW.03 Dusun Lemah ireng Desa Kaliabu Kecamatan Mejayan,yang masih berjalan. Selasa (17/05/22)

Madiun,deliknews.com – Pembangunan saluran Irigrasi yang terletak di RT.12 RW.03 Dusun Lemah ireng Desa Kaliabu Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun yang bersumber dari Dana Desa Senilai 70 Juta, diduga di kerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi.

Dari hasil Investigasi awak media ini pada hari Selasa, (17/05/22) pembangunan Saluran Irigrasi tersebut memang belum selesai 100 % namun sudah banyak di beberapa bagian yang sudah mengalami kerusakan.

Dalam pengerjaannya proyek Saluran Irigrasi tersebut juga menggunakan tanah dari sawah maupun dari berem jalan, sehingga kwalitas pembangunan di pertanyakan.

“Bangunan belum ada satu bulan sudah rusak mas,seperti di paksakan. Bagian yang pecah itu disebabkan tekstur tanah yang masih lunak tidak ada pengerasan.” Tutur warga sekitar proyek yang enggan di sebutkan namanya

 

Saluran Irigrasi yang berada di dusun lemah ireng Desa Kaliabu yang sudah mengalami kerusaakan di bebrapa bagian. Rabu (18/05/22)

Sementara itu saat dikonfirmasi Kepala Desa Kaliabu bersama Kasun yang juga sekaligus sebagai ketua TPK dan seorang lagi yang tidak kita ketahui namanya namun dirinya mengaku sebagai konsultan pembangunan Saluran Irigrasi tersebut memberikan penjelasan. Rabu(18/05/22)

” Terkait kerusakan yang terjadi itu memang tidak sesuai Spesifikasi, dan tidak ada di RAB, tujuan saya agar kelihatan bagus” jelas Yadi selaku ketua TPK

Di benarkan oleh konsultan tersebut saat itu dan menganjurkan untuk di benahi sesuai yang ada di RAB.

” Karena tidak ada tanah urug mas,jadi kalau di kasih ban-banan pasti akan rusak ” jelas konsultan tersebut

Lebih lanjut Kepala Desa Kaliabu Suwondo, menyarankan hal yang sama kepada ketua TPK untuk melakukan perbaikan pada bagian bangunan yang mengalami kerusakan dan meminta untuk dikerjakan sesuai RAB saja, namun urug harus di adakan walaupun secara Swadaya.

“Sesuaikan RAB saja,gempur sekalian bagian yang tidak di perlukan,dan benahi semua yang sudah rusak,saya gak mau pusing, dan kerja harus sesuai aturan yang ada saja” Tegas Kepala Desa Kaliabu.

 

 

Bersambung…..

Penulis: DYNEditor: DYN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.