Sat Reskrim Polres Aceh Besar Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual

Deliknews-Pada hari Selasa tanggal 17 Mei 2022 sekira pukul 16.00 Wib, di Desa Lingom Kec. Indrapuri Kab Aceh Besar, Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Aceh Besar bersama-sama dengan Unit IV/PPA Sat Reskrim telah melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang tersangka  Pelecehan Seksual disertai dengan Pemerkosaan korban Disabilitas.

Adapun tersangka yang diamankan yakni inisial MZ (52) pekerjaan swasta, alamat Desa Lingom, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa pakaian korban.

Tindakan tersebut dilakukan tersangka pada sebuah kebun warga yang bersemak belukar di desa Lingom, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Syahputra Bustamam, SIK, MH. Melalui Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra, S.Sos., MH. Menjelaskan kronologis kejadian tersebut, yakni Pada bulan oktober 2021, pelaku yang beraktivitas pemotong rumput sebagai pakan sapi ketika itu melihat korban yang bernama Sdri NR (singkatan), umur 45 tahun, pekerjaan  tidak bekerja (ikut kakak kandung), alamat Desa Lingom Kec Indrapuri Kab Aceh Besar sedang mencari daun kelapa untuk dibuatkan lidi disebuah kebun warga setempat di desa tersebut lalu pelaku menghampiri korban yang berada di lokasi kebun tersebut lalu menarik paksa tangan korban dan mengarahkan kearah pohon mangga yang ada dilokasi tersebut selanjutnya pelaku melakukan Pelecehan Seksual disertai dengan Pemerkosaan, setelah itu korban menyuruh untuk pulang kerumahnya.

Diketahui perbuatan tersebut berawal dari pihak keluarga merasa curiga dengan korban yang sudah hamil sudah memasuki bulan ke -4 (empat) dan pihak keluarga bertanya kepada korban lalu korban pun menjelaskan  tentang peristiwa apa yang sudah menimpa dirinya itu;

Selanjutnya dari hasil penyelidikan dan Penyidikan, pada hari Selasa tanggal 17 Mei 2022 sekira pukul 16.00 Wib, yang bertempat di Desa Lingom Kec. Indrapuri Kab Aceh Besar, dilakukan penangkapan terhadap tersangka MZ dan diamankan ke Sat Reskrim Polres Aceh Besar guna penyidikan lebih lanjut.(Ali Sadikin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.