Pinjaman PEN Dinilai hanya Akan Menguntungkan Kelompok Tertentu

Gayo Lues-Polemik pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional yang baru-baru ini ramai dibicarakan turut mendapat sorotan dari Ketua DPD II PAN Kabupaten Gayo Lues. Pasalnya, disadari atau tidak hal ini menimbulkan  kekhawatiran banyak kalangan, jika pinjaman tersebut dinilai hanya akan menguntungkan kelompok-kelompok tertentu.

“Terlebih, jika pinjaman tersebut hanya akan diperuntukkan untuk kegiatan-kegiatan fisik, yang tidak dapat menciptakan PAD, sedangkan pinjaman tersebut harus dikembalikan,” Kata Ali Sadikin.

Kekhawatiran akan disalahgunakan pinjaman PEN tersebut, kata dia, adalah hal yang wajar, dikarenakan begitu banyak persoalan keuangan yang terjadi saat ini, salah satunya menyoal gagal bayar.

Dirinya menilai, jika pinjaman sebesar itu hanya berkutat pada kegiatan fisik tanpa timpa timbal balik penghasilan dari kegiatan itu. Saat ini saja begitu banyak kegiatan-kegiatan fisik yang dinilai pembangunannya tanpa perencanaan yang jelas sehingga hanya menjadi bangunan-bangunan yang tidak berfungsi, dan hanya akan merugikan anggaran daerah.

“Menurut saya, pantas sejumlah anggota DPRK menolak pinjaman tersebut. Apalagi, jika peruntukannya tidak sesuai tujuan PEN itu sendiri.

Pun nantinya berdasarkan kajian dan perubahan perencanaan dana PEN tersebut, sehingga menjadi keharusan, dirinya berharap program yang berpihak kepada masyarakat, seperti pembinaan pengrajin, peternak itik dan ayam potong, dan home industri, sehingga dapat terciptanya perubahan dari masyarakat yang konsumtif menjadi masyarakat yang produktif, keluar dari budaya instan.

Dirinya juga berharap adanya kesadaran semua pihak, terutama pihak-pihak tertentu, untuk terus mengawasi pemerintah, sehingga jikapun ada tujuan-tujuan terselubung dari program-program yang dibuat, dapat dicegah, sehingga tidak menjadi sumber kehancuran di masa yang akan datang.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.