Di Balik Megahnya Kabupaten Madiun, Masih Ada Rumah Warga Yang Amat Sangat Tidak Layak Huni.

Keterangan Foto : Kondisi rumah yang ditempati oleh Bu Sumini warga Desa Kedungrejo Dusun Kedung galih RT 10 RW 04 Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun. Minggu 05/06/22 (DYN/deliknews.com)

Madiun,deliknews.com – Memiliki rumah yang layak huni merupakan impian bagi setiap Keluarga, namun untuk memiliki rumah yang Layak dan Nyaman tidak semudah yang dibayangkan. Bagi keluarga yang masih hidup di bawah garis kemiskinan, memiliki rumah yang layak adalah suatu harapan dan impian belaka dikarenakan terkendala faktor ekonomi.

Sebagai tempat bernaung,rumah layak huni memiliki 3 variabel penting meliputi jenis atap, jenis dinding dan jenis lantai. Rumah harus bisa memberikan kenyamanan agar penghuni dalam rumah tersebut bisa lebih produktif dan sehat sehingga dapat menginkatkan kualitas hidup.

Kondisi Rumah yang ditempati Sumini bersama 4 anaknya. Minggu(05/06/22)

Dari penelusuran awak media ini di Kabupaten Madiun masih ada warga yang belum memiliki rumah yang layak huni, Salah satunya rumah milik Sumini (43Tahun) warga Desa Kedungrejo Dusun Kedung galih RT 10 RW 04 Kecamatan Balerejo.

Terlihat dinding rumah hanya sebatas anyaman bambu yang sudah jebol, dengan lantai tanah dan atappun banyak yang bocor sehingga jika turun hujan maka air akan masuk ke dalam rumah. dirumah tersebut juga terlihat tidak ada meja,kursi maupun lemari untuk tempat pakaian, belum lagi Akses sanitasi yang layak.

“Bisa di lihat sendiri mas kondisi rumahnya ,kami sekeluarga berharap segera mendapat perhatian dari Pemerintah, agar dapat menempati rumah yang layak. karena kami kalau tidur juga hanya beralaskan tikar ditanah jadi kalau malam akan terasa kedinginan.” Ungkap Sumini dengan penuh harap

Diketahui Sumini tinggal di rumah itu bersama 4 anaknya, anak yang pertama baru lulus SMA dan 3 anaknya lagi masih sekolah, sedangkan suami bekerja di luar kota namun hanya cukup untuk biaya makan saja sehingga dirinya sendiri ikut bekerja sebagai buruh di rumah makan di karangajati Ngawi untuk membantu suami mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari.

 

Sementara itu Kepala Desa Kedungrejo, Suyadi. Saat ditemui dirumahnya  Minggu (05/06/22) mengatakan dirinya juga baru mengetahui kondisi rumah warganya seperti itu Hari Jum’at (03/06/22) . Itupun karena mendapat informasi terkait salah satu warga yang anaknya tidak bisa daftar sekolah TK gara-gara tidak punya Akta Kelahiran.

“Karena saya sendiri baru menjabat sebagai Kepala Desa,untuk memberikan pelayanan yang maksimal akhirnya saya bersama Perangkat datang kerumah Bu Sumini tersebut dengan tujuan untuk membantu pengurusan Akta Kelahiran anaknya, dan kita bisa lihat bersama kondisi rumah yang sangat memprihatinkan.” Ungkapnya

Suyadi juga menambahkan dirinya selaku Kepala Desa akan membantu warganya dalam hal ini dapat mempunyai rumah yang layak.

“Saya selaku Kepala Desa akan mengupayakan untuk mewujudkan rumah yang layak bagi warga masyarakat saya, dengan harapan dukungan dari Pemerintah maupun Dinas terkait, Sebab disisi lain banyak sekali program-program yang di gelontorkan oleh Pemerintah agar bisa tepat sasaran.” Imbuh Suyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.