Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Indeks Kepuasan Masayarakat

Oleh : Dami Atok

Membangun Daerah bukan semudah membalikan telapak tangan, juga tidak semudah apa yang dibicarakan oleh masyarakat akar rumput. Akan tetapi, perlu peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan indeks kepuasan masyarakat.

Oleh kerana itu, dalam masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Malaka menerapkan 3 Indikator pada Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi. Indikator untuk mengetahui birokrasi dianggap baik, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik, bebas korupsi, bersih dan akuntabilitas kinerja.

Tiga indikator utama dalam mengukur birokrasi yang dinilai baik itu, peningkatan kualitas pelayanan publik yang dapat dilihat dari indeks kepuasan masyarakat yaitu ’free corruption’ atau bebas KKN yang dapat diukur berdasarkan integritas dan indeks persepsinya akuntabilitas kinerja seseorang.

Dari 3 Indikator tersebut, diterapkan melalui 100 hari program kerjanya, dengan melakukan pengauditan dari Inspektur Inspektorat Kabupaten Malaka terhadap 127 desa dan para OPD dalam pengelolaan Anggaran yang dilingkup daerah Kabupaten Malaka, sehingga mendapat temuan atas dugaan penyalah gunaan Anggaran Dana Desa, juga di beberapa Dinas.

Tidak terlepas dari 3 Indikator itu yang paling mudah diukur terkait keberhasilan birokrasi di tingkat kepuasan masyarakat. Untuk melihat keberhasilan birokrasi melalui indeks kepuasan masyarakat, apakah dari lembaga pemerintah daerah sudah melakukan survei terkait indeks kepuasan masyarakat?

Salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan kepuasan masyarakat yakni melalui promosi jabatan. Dalam promosi jabatan itu juga menunjukan Integritasnya adalah kemampuan orang untuk menduduki jabatannya sesuai kompetensi dasar dan bidangnya.

Dalam peningkatan pelayanan publik dan kepuasan masyarakat bukan hanya terpacu pada Kompetensi dasar dan bidangnya, tetapi juga termasuk penjabat mendapatkan dua tugas jabatan dalam Instasi, tentunya tingkat pelayanan publik tidak efektif dan efesiaen maka perlu melakukan kajian dan evaluasi, bila ada promosi jabatan dalam tatanan Birokrasi.

Tulisan ini hanya sebuah Inspirasi untuk direfleksi besama dalam kepuasan pelayanan terhadap Masyarakat. Sekali lagi, tulisan ini tidak punya niat dan tujuan lain.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.