Investor Minati Pembangunan IKN

Investor Minati Pembangunan IKN

Oleh : Guntur Eko Saputra

Mengutip pendapat dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa yang mengklaim bahwa banyak investor berminat membenamkan modalnya di proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, penulis berpendapat bahwa minat investor sangat berpotensi mendatangkan keuntungan di Ibu Kota Negara melalui beberapa jenis investasi yang menyangkut perumahan, sekolah, hotel, ritel (hiburan) dan juga hotel.

Menurut penulis, kedepannya akan banyak orang yang ingin menetap di sana, dimulai dari orang-orang pemerintahan terlebih dahulu, diikuti dengan masyarakat yang mulai berdatangan untuk menyekolahkan anak-anaknya, mengunjungi ritel dan hotel yang digunakan sebagai ruang untuk meeting.

Hal tersebut akan menjadi pembuka untuk pembangunan industri sektor riil sehingga IKN akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Namun demikian, berdasarkan berita yang penulis baca, para investor masih menunggu payung hukum yang mengatur perihal investasi di IKN yang telah disampaikan oleh Suharso kepada Presiden Joko Widodo dan diperkirakan akan selesai dalam dua minggu kedepan terhitung dari tanggal 13 Juni 2022. Adapun beleid yang dimaksud Suharso yaitu mengatur pemberian insentif dan desentif kepada para investor berupa insentif fiskal dan nonfiskal.
Berdasarkan riset yang penulis dapat, pembangunan IKN akan dimulai pada paruh kedua 2022 dimulai dari beberapa pekerjaan di lapangan. Senada dengan penulis, Bambang Susantono selaku Kepala Otorita IKN mengatakan bahwa pekerjaan di lapangan yang akan dilakukan menyangkut pematangan tanah atau land development serta akses-akses penting, seperti logistik serta beberapa jalur untuk infrastruktur. Bambang Susantono melanjutkan, beliau berharap pada tahun 2023 akan dilakukan pembangunan dalam skala yang lebih besar yang sudah ditargetkan.
Sementara itu, sebelumnya Presiden Joko Widodo dalam arahannya meminta agar Tim Transisi Pendukung Persiapan, Pembangunan, dan Pemindahan IKN segera melaksanakan dan mematangkan perencanaan pembangunan ibu kota baru. Kementerian yang tergabung dalam Tim Transisi sudah melakukan konsolidasi dan koordinasi sehingga target-target yang ingin dicapai pada 2024 dapat tercapai.
Namun menurut penulis yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pembangunan adalah tetap memperhatikan kondisi lingkungan hidup dan interaksi dengan masyarakat setempat. Sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat setempat turut mendukung terhadap pembangunan IKN yang dilakukan. Kedepannya penulis berharap perekonomian di Indonesia akan semakin maju dengan adanya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tersebut.

*Penulis adalah kontributor Jayabaya Institute

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.