Proyek P3-TGAI Desa Sukolilo Diduga Dikerjakan Asal-Asalan,Kualitas Bangunan Dan Manfaat Untuk Petani Dipertanyakan.

Keterangan Foto : beberapa titik bangunan P3-TGAI Desa Sukolilo Kecamatan Jiwan Tahun 2022 yang sudah mengalami kerusakan. (Dian/deliknews.com)

Madiun,deliknews.com Pembangunan Saluran Irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Desa Sukolilo Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun Tahun 2022. Diduga dikerjakan asal-asalan. sehingga selain Kualitas, Manfaat yang seharusnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat petani juga dipertanyakan.

Dari pantauan Awak Media ini, di lokasi dekat dengan pembangunan saluran Irigasi P3-TGAI juga tidak terlihat saluran aktif sebagai sumber air untuk mengairi saluran dari Program tersebut. Ditambah lagi panjang bangunan kurang lebih 360 Meter tersebut hanya ada 3 Titik lubang aliran kesawah, yang terkesan tidak berfungsi untuk mengaliri persawahan yang ada disekitar.

” Petani disini dari dulu mengandalkan Pompa Sibel mas untuk mengairi sawah, dan lobang pembuangan air itu saya sendiri yang minta untuk pembuangan waktu musim hujan saat debit air tinggi agar tanaman tidak sampai terendam.” Jelas salah satu petani dilokasi yang tidak mau disebutkan namanya

Keterangan Foto : saluran yang dimaksud untuk mengaliri saluran irigasi P3-TGAI namun kenyataan dilokasi,saluran tersebut sudah tidak aktif atau tidak berfungsi.

Sementara itu Suwarno, Ketua Kelompok Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) “Karya Makmur” Selasa (05/07/22) Beralasan Fungsi atau manfaat pembangunan Saluran Irigasi tersebut untuk mengairi lahan sawah yang ada di sebelah utara dan bukan lahan yang dilalalui saluran tersebut.

” Untuk mengaliri sawah di sebelah utara mas, coba tanya langsung ke Pak Kades saja.” Ungkapnya

Keterangan Foto : Lokasi saluran(disebelah Utara pembangunan P3-TGAI)sudah tidak aktif yang menurut Ketua HIPPA akan dialiri dari program tersebut.

Saat awak media bersama-sama dilokasi aliran yang dimaksud oleh Ketua HIPPA juga tidak ditemukan saluran aktif, namun justru saluran sudah tertutup tanah.

Lebih lanjut saat ditanya beberapa titik bangunan yang baru selesai dibangun sudah mengalami kerusakan atau pecah dan badan bangunan juga banyak yang rongga (kosong) tanpa adukan spasi,dirinya enggan menjawab.

” Ya nanti akan diperbaiki mas, di surve dari surabaya juga sudah Lolos.” Pungkasnya

Awak Media berusaha menemui Kepala Desa Sukolilo untuk konfirmasi Senin (11/07/22) namun tidak ada di Kantor di hubungi melalui Telpon juga tidak ada respon.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.