Polsek Terangun Tangkap Pengedar dan Petani Ganja

Deliknews- Polsek Terangun, Polres Gayo Lues Polda, Provinsi Aceh berhasil menangkap seorang pengedar dan petani ganja pada hari Rabu (13/7).

Penangkapan tersebut bermula dari adanya informasi yang diterima Personel Polsek Terangun  bahwa di Kampung Makmur Jaya Kec. Terangun Kab. Gayo Lues ada seseorang yang diduga melakukan jual beli Narkotika Jenis Ganja.

Berdasarkan informasi tersebut Kapolres Gayo Lues, AKBP EFRIANZA,S.I.K melalui Kapolsek Terangun, IPDA DARWANDI memerintahkan Personel  Polsek Terangun melakukan penyelidikan dan ternyata benar didapati bergerak menuju kerumah Tersangka A (23) warga Desa Makmur Jaya Kecamatan Terangun yang diduga melakukan Jual beli Narkotika Jenis Ganja dan melakukan Penggeledahan dirumah Tersangka.

Dari penggeledahan  tersebut Personel berhasil menemukan Barang Bukti berupa Daun Ganja Kering seberat kurang lebih 1 Gram dan beberapa butir Biji Ganja di Saku Celana dan Tas Ranselnya.

Mendapatkan barang bukti tersebut petugas selanjutnya melakukan pengembangan Keterangan Tersangka dan ia mengakui masih ada menyimpan Narkotika Jenis Ganja di kebun sebanyak kurang lebih 8 (delapan) Goni Besar atau kurang lebih seberat 160 Kilogram dan diketahui ia merupakan seorang petani ganja bersama 3 orang lain (DPO).

Selanjutnya petugas dengan dibantu masyarakat sekitar pada hari Jum’at tanggal 15 Juli 2022 sekira pukul 08.00 WIB bergerak dari Polsek Terangun menuju Pegunungan Simpang Kiri Desa Makmur Jaya Kec. Terangun Kab. Gayo Lues, yang menurut informasi dari TSK di sanalah tempat mereka menanam dan menyimpan Barang tersebut.

Setelah berjalan selama kurang lebih 4 jam Tim tiba di lokasi ladang yang menjadi tempat mereka menanam dan menyimpan Narkotika jenis Ganja tersebut. Di lokasi ladang yang kurang lebih seluas 1 (satu) Haktare tersebut, Tim menemukan Barang Bukti yang diduga merupakan Narkotika Jenis Ganja sebanyak, 8 (delapan) Karung Goni besar Barang yang diduga merupakan Narkotika Jenis Ganja yang diperkirakan seberat kurang lebih 160 Kg.

Barang yang diduga merupakan Narkotika Jenis Ganja yang masih dijemur seberat kurang lebih 40 Kg

Barang yang diduga merupakan Narkotika Jenis Ganja yang masih tumbuh di lokasi tersebut dengan berbeda tingkatan umur sebanyak kurang lebih 1.500 Batang.

Selanjutnya tim bersama masyarakat langsung mencabut barang bukti tersebut dan memusnahkannya dengan cara di bakar.

Kapolres dalam tinjauan nya ke lokasi menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia dan masyarakat Gayo Lues pada khususnya :” Bahwa terlepas dari segala polemik yang ada tentang legalitas ganja, saat ini Ganja merupakan Narkotika Gol I menurut undang-undang No. 35 thn 2009 tentang Narkotika karena nya Ganja dan segala bentuk turunannya di larang di Indonesia dan ada konsekuensi hukum terhadap penyalahgunaan nya.

“Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi menanam dan atau bahkan menjual ganja karena kami pastikan akan menindak tegas perbuatan tersebut” Pungkas kapolres.(b.aceh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.