Puluhan Sepeda Motor Dinas Pertanian Pemkab Pasaman Tidak Dapat Ditelusuri

Ilustrasi
Ilustrasi

Pasaman, – Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2020 menemukan bahwa terdapat aset Peralatan dan Mesin milik Pemkab Pasaman yang belum dapat ditelusuri sebanyak 588 unit dengan nilai Rp6,8 miliar lebih.

Salah satunya pada Dinas Pertanian Pemkab Pasaman ada 31 unit sepeda motor yang tidak dapat ditelusuri. Sumber aset ini merupakan hibah dan pembelian dari APBD Kabupaten Pasaman.

Sepeda Motor yang tidak dapat ditelusuri tersebut merupakan kendaraan operasional, kendaraan dinas, dan ada juga dipakai secara pribadi oleh beberapa orang.

Kondisi tersebut tidak sesuai dengan PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, PP Nomor 28 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah.

Kemudian juga tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Masih menurut hasil pemeriksaan BPK, hal tersebut terjadi karena Kepala Dinas Pertanian Pemkab Pasaman belum optimal dalam mengawasi pengelolaan barang milik daerah, dan memproses barang milik daerah yang belum dapat ditelusuri.

Kepala Dinas Pertanian Pemkab Pasaman, Syafrialis, dikonfirmasi menyebut akan meminta Sekretaris Dinas untuk menindaklanjuti informasi ini.

“Nanti saya minta Sekretaris Dinas untuk menindaklanjuti,” kata Syafrialis melalui pesan WhatsApp, Senin (18/7/22).

Demikian juga Kepala Bakeuda Pemkab Pasaman, Teguh Suprianto, akan mengecek data dan perkembangan tindaklanjut temuan.

(Darlin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.