Kementerian Kominfo dan Komisi I DPR RI Sosialisasikan Analog Switch Off Serta Penyerahan Bantuan Set Top Box (STB)

Senin, 29 Agustus 2022 pk 13.00 -15.00 WIB oleh Bakti KOMINFO dan DPR PI mengadakan diskusi public dengan tema Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Bantuan Set Top Box (STB).

Acara diisi dengan beberapa narasumber dan pemateri yang diawali dengan sambutan oleh bapak Ir. A Rizky Sadig, M.Si. selaku anggota komisi 1 DPR RI, beliau memaparkan materi yaitu :

Saat ini dunai dipenuhi dengan aktivitas digital yang dapat menghubungkan kita meskipun dalam jarak jauh sementara kita sudah puluhan tahun menggunakan TV Analog dengan bentik tabung besar, siaran terbatas. Saat ini pemerintah dengan regulasi baru sedang mengupayakan untuk merubah sistem digital yang lebih sesuai untuk perkembangan jaman ini. Hal ini menajdi penting karena terkait dengan efisinesi dan kualitas yang jauh lebih baik dibandingkan sistem analog. Sesuai dengan UU no 11 tentang cipta kerja 2020 menyampaikan pada kementrian KOMINFO untuk merubah konsep analog menjadi digital untuk seluruh TV di RI. Sistem TV digital membuat efisiensi terhadap pemerintah dalam menyiapkan saluran frekuensinya, jika sistem analaog hanya bisa dilaksanakan dengan 1 stasiun maka TV menggunakan 1 frekuansi dengan sistem digital akan lebih banyak frekuensi dapat mencapai 12 stasiun televisi dalam 1 frekuensi yang disediakan pemerintah, baik itu bekerja sama dengan swasta maupun secara pribadi.
Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Dr. Ir. Hasyim Gautama, M. Sc. Mengenai tujuan pemindahan ini dikarenakan kebutuhkan kita terhadap internet semakin besar, sehingga memakai spekrum frekuensi 3G, 4G sehingga makin lama orang pindah dari menontn siaran serial menjadi streaming. Karena kebutuhan yang begitu besar, maka sesuai dengan kesepakatan dunia di World Trade Radio Conference diadakan penetapan sesuai kebutuhan frekuensi yang berbeda beda. Karenanya harus dipindahakn ke frekuensi Tv Digital Indonesia termasuk yang tertinggal di bandingkan negara lain di dunia.
ASO dilaksanakan berbasarkan UU penyiaran dan UU cipta kerja denga jadwal
Tahap 1 : 20 April 2022
Tahap 2 : 25 Agustus 2022
Tahap 3 : 2 November 2022
Terdapat 4 pilar persiapan ASO :
1. Infrastuktur (pemancaran multifaction siaran digital)
2. Program siaran (suara jernih, gambar jelas)
3. Ekosistem (ketersediaan alat STB)
4. Sosialisasi (kepada masyarakaat untuk paham tentang ASO)
Adapun syarat mendapatkan bantuan STB yaitu
1. NIK ada didalam daftar kementrian social
2. Memiliki Tv analog
3. Lokasi rumah dalam cakupan siaran Tv Digital
4. Satu RT kurang mampu mendapatkan 1 bantuan STB
Lalu dilanjutkan dengan pemaran dari pemateri ketiga yaitu bapak Firman Istanto dengan menyampaikan Teknologi akan menguntungkan karena tidak menghabiskan kuota internet, bukan Tv streaming yang dengan internet dan tidak memerlukan kabel.

Berikut cara pemasanganya

1. Siapkan Tv, STB dan remote Tv, antenna dan kabelnya

2. Sambungkan kabel antenna ke STB

3. Sambungkan kabel RCA (merah, kuning putih)

4. Nyalakan Tv dan STB dengan remote

5. Pilih mode AV pada Tv Analog

6. Pilih menu pencarian saluran, lalu pilih pencarian otomatis

7. Pilih simpan dan Tv digital siap digunakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.