Damkar Makassar Di Tuding Pecat Tenaga Kontrak Secara Sepihak

Makassar,Deliknews
Keberadaan tenaga kontrak di setiap Kabupaten/kota maupun propinsi di Indonesia akhir akhir ini menjadi perbincangan di antara meteka pasalnya tahun 2023 Pemerintah akan menghapus tenaga kontrak maupun pegawai honorer namun lain halnya dengan yang terjadi di lingkup Pemkot Makassar pada Dinas Pemadam Kebakaran ( Damkar ) dituding memberhentikan 3 orang tenaga kontrak secara sepihak yang sudah mengabdi selama 15 tahun
Adalah Akhmad budiawan riny, Muhammad Dodi, dan Ilham Noet Ismail ketiga tenaga kontrak ini menjadi korban pemecatan secara sepihak oleh atasannya
tenaga kontrak ysng di maksud mulai mengabdi dari tahun 2017 sampai dengan 2022 lalu kemudian kontrak mereka tidak di perpanjang lagi ?
menurut Akhmad Budiawan mewakili rekannya saat di temui mengatakan,”
. beberapa waktu lalu kami mau komfirmasi dengan kepala Dinas Damkar tapi beliau jarang ada di kantornya padahal mobil dinasnya ada terparkir. bahkan ada salah satu petugas piket membahasakan ke kami bahwa kalau untuk itu silahkan komfirmasi ke balai kota ungkap Akhmad bahkan sebahagian pegawai dinas Damkar kata Akhmad,” mereka bungkam enggan untuk menjelaskan terkait masalah ini sepertinya mereka sudah diancam unruk tidak berbicara dengan kami malah diarahkan ke Badan Kepegawaian Daerah Makassar tandasnya
Sementara Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin yg dikonfirmasi via HP rabu 14/9 -22 mengatakan,” kalau terkait tenaga kontrak laskar pelangi kelulusannya ditentukan oleh hasil tes wawancara dan online di BKD, jadi bukan disini yang menentukan kalaupun anda konfirmasi kesana ke BKD samaji jawaban saya dengan di Badan Kepegawaian Daerah ucap kadis Damkar Hasanuddin
Sementara pernyataan Walikota Makassar , Dany Pomanto jumat 4/3 -22 menegaskan bahwa semua petugas operasional yang bekerja 24 jam penggali kuburan dan personil Damkar tidak boleh di ganggu gugat Dani menghimbau untuk lanjut bekerja saya tanggung jawab
saya akan kasih baik ( Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.