Ket foto: Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara (irw)

Denpasar – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara langsung menyatakan sikap guna memfasilitasi pelaksanaan peringatan perang heroik Puputan Badung setiap tahun, sebagai amanah dari 7000 pejuang telah gugur dalam medan perang puputan yang mempertahankan ibu pertiwi serta martabat Bali dari penjajahan Belanda yang jatuh pada tanggal 20 September.

Hal ini disampaikan Jaya Negara, setelah turut hadir dalam acara peringatan Hut Puputan Badung Ke-116 diperingati secara sederhana yang didanai keluarga puri secara gotong royong dan juga uluran tangan para donatur di Puri Pemecutan Denpasar Bali, pada Selasa (20/09/2022)

“Ini merupakan semangat sebagai bangsa besar yang tidak pernah melupakan sejarah perjuangan para pendahulunya. Kedepannya kami akan berkoordinasi dengan Bupati Badung serta para Panglingsir dari tiga puri (Puri Pemecutan, Puri Denpasar dan Puri Kesiman) karena secara defacto Puputan Badung ini berlokasi di Kota Denpasar. Dan tahun depan, kami siap memfasilitasi dan menyelenggarakan kegiatan ini,” tegas Jaya Negara kepada wartawan.

Penampilan Rahtwo [XXX] feat Thiar Duo Thiwi menyanyikan Lagu “Puputan Badung”
Kehadiran dan langkah progresif (ke depan) dilakukan Jaya Negara sebagai pejabat utama pemerintah Kota Denpasar dan juga politisi seakan memberi jawaban atas kritik dari keluarga puri kepada pemerintah yang disorot terkesan minim perhatiannya terhadap sejarah dan perjuangan bangsa.

Sementara Ketua Panitia Peringatan Puputan Badung Ke-116, A A. Ngurah Putra Darmanuraga mengatakan, dengan momen Puputan Badung ini mengajak seluruh masyarakat untuk merenungkan semangat dan jiwa Puputan Badung agar tetap dikenang dan jadi panutan sepanjang masa. Sekaligus tetap menjaga marwah, taksu dan semangat puputan tetap menyala bagi generasi penerus bangsa.

“Walaupun kita laksanakan dengan cukup sederhana, persiapan sangat pendek, namun berkat uluran tangan dan semangat para semeton untuk membangkitkan kembali taksu dan kebesaran Kerajaan Badung, utamanya dari para Pengurus Pemaksan Warga Ageng Puri Agung Pemecutan, maka kegiatan ini dapat berjalan lancar,” ujarnya.

AA. Ngurah Putra Darmanuraga yang juga Panglingsir Puri Agung Pemecutan pun berharap dengan bangkitnya kembali taksu dan kebesaran Kerajaan Badung, maka titah para pendiri kerajaan untuk menjaga persatuan dan persaudaraan, tidak akan bisa dipecah dengan cara apapun.

“Mari kita tetap bersatu, kuatkan persatuan sesuai dengan tema pelaksanaan hari ini yaitu ‘Bersama Kita Kuat, Kita Kuat Bersama’,” ajaknya.