Warga Tanah Mas dan Pengguna Jalan Resah, Akibat Banyaknya Mobil Truk Pengangkut Tanah

Banyuasin, Sumsel, deliknews.com – Banyaknya mobil Truk pengangkut tanah galian C yang melintas di jalan Tanah mas kecamatan Talang kelapa kabupaten banyuasin diduga Meresahkan Masyarakat. Pasalnya, Selain debu warga juga Mengeluhkan Sopir Truk yang terkesan Ugal-ugalan dalam Membawa mobil.

Salah Satu Warga Tanah Mas YN (40), yang setiap hari melintas menyampaikan dengan banyak aktivitas truk tanah yang melintas di Jalan tersebut bisa membuatnya khawatir adanya bahaya buat pengguna jalan Lainnya.”Bukan hanya mengakibatkan macet, tapi sopirnya juga yang terkesan ugal-ugalan dan sangat meresahkan,” ujarnya. Rabu (27/09/2022).

Hal senada disampaikan JR (45), warga Setempat la mengatakan pihak mobil truk pengangkut tanah yang beraktivitas dinilai secara suka- suka dan tidak memikirkan pengguna jalan lain, dimana seharusnya mobil Truk harus memakai terpal untuk penutup Bak mobil pengangkut tanah.

Maka dari itu, “Kami selaku warga setempat meminta kepada pihak-pihak terkait Khususnya Pemkab Banyuasin dapat memberikan pencerahan maupun tindakan agar pelaku mematuhi aturan yang ada, Apalagi Tanah Galian C yang diduga tak ber izin Ini di angkut Bukan Berasal Dari Banyuasin melainkan dari kecamatan Gandus Kota Palembang,” bebernya.

Menurut JR, Jika Pemerintah tidak merespon ataupun memperhatikan akibat aktivitas Mobil Pengangkut tanah ini, maka jalan tanah mas sangat berpotensi kecelakaan, kenyamanan dan kesehatan pengguna jalan, dimana badan jalan bisa licin pada saat hujan ataupun gerimis, jika siang bisa menimbulkan debu, tentu sangat meresahkan dan mengurangi kenyamanan,” keluhnya kepada awak media.

Menanggapi Hal tersebut AJ Salah satu Pengusaha Galian Menjelaskan bahwa pihaknya Sudah ada MOU dengan Warga, Babinsa, kamtibmas dan lain – lain,” jelasnya singkat.

Sementara Camat Talang Kelapa Salinan,S.Sos., MM Saat dikonfirmasi menjelaskan Kami akan cek dan pantau ke lapangan atas keresahan warga tersebut, Kalau mengenai MOU dengan kecamatan tidak Ada” Tutupnya.

(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *