Besi Bekas Bongkaran Jembatan Di Madiun, Diduga Dijual Oleh Oknum Ke Gudang Rosok.

Keterangan Foto : Besi bekas bongkaran jembatan di Ruas Jalan Balerejo - Tanjungrejo . (Dian/deliknews.com)

Madiun,deliknews.com Besi bekas bongkaran jembatan ruas jalan Balerejo – Tanjungrejo (jembatan Tanjungrejo ll). Diduga dijual oleh Oknum ke Gudang Rosok yang berada diwilayah Kecamatan Wungu, Sehingga hal tersebut dapat merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sabtu (30/02/2022).

Mengacu Peraturan Pemerintah (PP) tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dimana aset yang memiliki nilai jual tersebut seharusnya diamankan melalui Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD). Selanjutnya akan dilelang dan uang hasil lelangan tersebut akan dikembalikan ke KAS Pemerintah Daerah.

Saat di lokasi Tim Awak Media bertemu dengan (MJ.Red) yang mengaku dirinya hanya disuruh agar besi bekas bongkaran tersebut diantar ke Pemkab Madiun, sesuai Surat Tugas dari Dinas Terkait yang di tunjukannya kepada Awak Media ini.

” Dibeto gene Pemkab mriko,saya diutus ken mendeti geh surat tugase geh wonten, wau geh sampun kulo dudehne mandor, kulo boten wantun pak niki geh namung di kengken. kulo ken beto ngeneki jane geh eman-eman truk kulo to pak.(Bahasa Jawa.Red). ” Jelasnya

Keterangan Foto : Gudang Rosok yang berada di jalan Mojopurno – Bantengan.

Selang beberapa jam awak media Ke Gudang Penyimpanan Aset Daerah yang ada didusun Porong Desa Mejayan namun menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya tidak ada aktivitas Bongkar Besi di tempat tersebut.

Karena ada dugaan besi itu tidak dibawa ke Pemkab akhirnya Awak media kembali kelokasi dan menunggu hingga Petang. Sekira hingga Pukul 17.30 WIB Truk berplat Hitam pemuat besi tersebut baru keluar ke jalan raya namun tidak kearah Puspem Madiun di Mejayan, melainkan melaju ke arah jalan raya Madiun- Ponorogo.

Selanjutnya awak media terus berusaha mengikuti truk tersebut dan ternyata Truk tersebut masuk ke salah satu Gudang Rosok yang berada di Desa Bantengan Kecamatan Wungu,saat Awak media berusaha mau konfirmasi namun Gerbang Gudang berwarna Biru tersebut sudah di tutup rapat.

Lebih lanjut awak media konfirmasi ke (SP.Red) selaku penerima surat kuasa dari Dinas Terkait dan mengatakan karena kondisi sudah malam akhirnya besi – besi tersebut di taruh di gudang milik MJ yang berada di Desa Bantengan Kecamatan Wungu. 

Maksudte Pripun !!! Ini kan malam to Pak silahkan dicek barang masih ada, besuk baru diantar ke Kabupaten. Jadi saya juga gak berani main-main ini saya saja juga baru pulang.” Ungkapnya

” Gudang dibantengan milik Pak MJ, tau semua.” Pungkasnya

Dari Hasil Investigasi Awak media akan Konfirmasi kepihak terkait dalam hal ini Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Madiun, apakah ada keterlibatan oknum dalam dugaan penjualan Besi bekas bongkaran jembatan ruas jalan Balerejo – Tanjungrejo tersebut. (DYN)

Respon (1)

  1. Modus seperti itu, dulu di Luworo jg akan membawa besi wf bekas bingkaran jembatan alasan mau di bawa ke dinas PU, sebelum kejadian ada yg klarifikasi ke PU ternyata tdk ada perintah dan himbauan dr sana, artinya itu modus oknum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *