Antisipasi Konflik Antar Nelayan, Polres Sumenep Amankan Kapal Nelayan Asal Probolinggo di Laut Masalembu

- Editorial Staff

Jumat, 16 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep Polda Jatim melalui Polsek Masalembu menangkap kapal ikan asal Probolinggo karena diduga menangkap ikan dengan menggunakan cantrang di perairan Masalembu, Sumenep.

Kapolsek Masalembu Iptu Mohammad Budi Santoso mengatakan kapal dengan 12 orang ABK itu kemudian dibawa ke Pelabuhan Masalembu untuk dilakukan pemeriksaan, sebelum akhirnya dilimpahkan ke Sat Polair Polres Sumenep.

“Dicurigai menggunakan cantrang, kita sudah lakukan pemeriksaan termasuk dokumen-dokumen yang dibawa juga sudah diperiksa oleh Syahbandar, dan sudah kita limpahkan ke Satpolair Polres Sumenep,” kata Iptu Budi saat dihubungi, Kamis (15/12/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iptu Budi menyebut, penangkapan kapal ikan milik nelayan Probolinggo itu bermula dari laporan warga terkait aktivitas penangkapan ikan yang mencurigakan di perairan Masalembu, Sumenep.

Selanjutnya, pada Rabu (14/12/2022), Polisi bersama instansi terkait melakukan patroli di kawasan perairan Masalembu.

Pada perjalanan sekitar 1,5 jam dari Pelabuhan Masalembu, petugas menemukan kapal nelayan asal Probolinggo.

“Setalah itu kita periksa berikut kelengkapannya,” katanya.

Iptu Budi menjelaskan, keberadaan kapal nelayan luar berpotensi adanya terjadinya konflik dengan nelayan Masalembu.

Apalagi, alat tangkap yang digunakan oleh nelayan asal Probolinggo itu ditengarai menggunakan cantrang.

Pihaknya lantas melimpahkan proses penyelidikan kasus itu kepada Sat Polair Polres Sumenep Polda Jatim yang ada di Kalianget, Sumenep.

“Tadi sudah dikawal oleh tim kami ke Sat Polair Polres Sumenep di Kalianget, ke Kalianget saja kan memerlukan sekitar 9 jam perjalanan laut,” tuturnya.

Polsek Masalembu, lanjut Iptu Budi, sudah berkoordinasi dengan petugas di Probolinggo untuk memberikan edukasi terhadap nelayan di sana untuk menghindari perairan Masalembu. Sebab, potensi konflik antar nelayan rentan terjadi.

“Tentu kami akan berkoordinasi dengan petugas di Probolinggo agar memberikan himbauan kepada para nelayan di sana untuk menghindari perairan Masalembu,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Tinjau Terminal Purabaya, Bambang Haryo Minta Pemkab Sidoarjo Cari Solusi Perbaiki
Kapolda Jatim Berpesan ke KPU Usai Jenguk Petugas Pemilu yang Sakit
Perolehan Suara Caleg DPR-RI Dapil Jatim 1, Bambang Haryo kokoh di Puncak
Terminal Purabaya Bersih dari Sampah, DLHK Akan Terus Awasi
Ambulans Logo Demokrat Tabrak 5 Motor di Simokerto
Proyek Talud, Penanganan Long Segment Jalan Ruas Bungkus-Sidodadi Madiun Diduga Tidak Sesuai Spek.
Suara Berkurang, Caleg PPP Bangkalan Ngamuk!
Pemkot Malang Rencana Tertibkan PKL di Kayutangan!

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 14:03 WIB

Tinjau Terminal Purabaya, Bambang Haryo Minta Pemkab Sidoarjo Cari Solusi Perbaiki

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:27 WIB

Kapolda Jatim Berpesan ke KPU Usai Jenguk Petugas Pemilu yang Sakit

Senin, 26 Februari 2024 - 10:59 WIB

Perolehan Suara Caleg DPR-RI Dapil Jatim 1, Bambang Haryo kokoh di Puncak

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:12 WIB

Terminal Purabaya Bersih dari Sampah, DLHK Akan Terus Awasi

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:07 WIB

Ambulans Logo Demokrat Tabrak 5 Motor di Simokerto

Sabtu, 24 Februari 2024 - 13:15 WIB

Proyek Talud, Penanganan Long Segment Jalan Ruas Bungkus-Sidodadi Madiun Diduga Tidak Sesuai Spek.

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:37 WIB

Suara Berkurang, Caleg PPP Bangkalan Ngamuk!

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:35 WIB

Pemkot Malang Rencana Tertibkan PKL di Kayutangan!

Berita Terbaru

Regional

Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025

Kamis, 29 Feb 2024 - 22:56 WIB