Padang, – Kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana 50 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Dinas Pendidikan Sumatra Barat (Disdik Sumbar) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 senilai Rp4,5 miliar terus berlanjut hingga puluhan saksi telah diperiksa.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Dedi Adriansyah Putra kepada deliknews.com, Senin (19/12/22).

Menurut Dedy, proses pemeriksaan terus berjalan dan akan banyak lagi saksi yang akan diperiksa dalam perkara tersebut.

“Proses penyidikan masih berjalan, kita masih periksa saksi – saksi,” kata Kompol Dedi Adriansyah Putra ketika dikonfirmasi.

Diketahui sebelumnya, kasus pengadaan sarana dan prasarana SLB ini telah bergulir di Satreskrim Polresta Padang sejak awal tahun 2022 lalu.

Kasus ini pun sudah naik ke tingkat penyidikan mencari serta mengumpulkan bukti membuat terang tentang tindak pidana guna menemukan tersangkanya.

Tak tanggung – tanggung, menurut hitungan sementara dari penyidik, kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp1 miliar. Namun untuk besaran pasti menunggu hasil audit dari lembaga resmi.

Sementara deliknews.com telah berupaya mengonfirmasi mantan Kadis Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri, dan Kadis Pendidikan Sumbar, Barlius, via WhatsApp, belum menanggapi hingga berita ini ditayangkan.