Malaka, NTT, deliknews- Gelar rapat evaluasi akhir tahun 2022, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH dan Sekda Kabupaten Malaka, Ferdinandus Un Muti, S. Hut, M. Si, bersama Kepela Dinas, Kaban, Kabag dan 12 Camat yang ada di Wilayah pemerintahan Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Tujuan Pelaksanaan kegiatan rapat evaluasi akhir tahun 2022 tersebut, agar tetap menjaga kebersamaan dalam melaksankan semua tugas dan pekerjaan. Juga mengecek kinerja masing-masing OPD itu sudah sejauh mana. Lalu, ketika mereka dari OPD, dan camat menegalami hambatan atau masalah terkait dengan pekerjaan, terus bagaimana mereka harus mencari solusinya sendiri.

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH menyampaikan pada Awak media, bahwa mengadakan kegiatan gelar rapat evalusi akhir tahun ini dengan tujuanya, agar tetap menjaga kebersamaan dalam melaksankan semua tugas dan pekerjaan, juga mengecek kinerja masing-masing OPD dan 12 Camat dimalaka. Ungkap Bupati Simon, dilobi Kantor Bupati Malaka, Jumat (30/12/2022)

“Saya dan Bapak Sekda, undang 12 Camat, Kabag, Kepala Dinas dan Kaban untuk melakukan kegiatan rapat evalusi akhir tahun ini, yang pertama supaya tetap menjaga kebersamaan dalam kerja dan tugasnya masing- masing.

Kemudian, mengecek kinerja dimasing-masing OPD dan para Camat sekabupaten Malaka, agar kalau ada hambatan dalam kerja atau tugas, harus mereka mencari solusinya sendiri.

Dan kalau memang hambatan kerja atau tugas yang mereka cari solusinya sendiri tidak berhasil, maka rapat hari ini bisa mendapatkan solusinya, untuk memecahkan masalah atau hambatan-hambatan dalam pekerjaan dan tugas yang dialami oleh mereka. ” tandas Bupati Malaka.

Lanjut Bupati Semon, bahwa rapat ini juga ingin mengetahui bagaimana Inovasi-inovasi mereka dalam perkembangan ITE, karena dunia sekarang sudah berlomba-lomba bersaing melalui ITE, maka kita tidak boleh diam. Tetapi harus kita lakukan gerakan kerja ekstra keras, supaya kita bersaing dalam perkembangan dunia ITE.

” Terjadi hal dunia ITE, sekarang seperti di Kantor Daerah Kabupaten Malaka, sudah membangun Komonikasi melalui mesin. Jadi, kalau ada keperluan dari teman-teman menghubungi saya, bisa dijawab melalui mesin. Maka ini merupakan inovasi-inovasi dari OPD untuk membangun Malaka kedepan,” tandas Bupati Simon.

Ditanyakan Soal anggaran, Bupati Malaka menyampaikan bahwa terkait dengan anggaran itu memang sering dikeluhkan oleh Dinas-dinas. Akan tetapi perlu kita sadar dan tahu bersama bahwa kita punya keterbatasannya.

“Dengan adanya keterbatsan anggaran kita, maka bagaimana caranya terus mempromosikan giat-giat yang ada dimalaka, sehingga bisa mendapatkan bantuan dari pusat. Sebab, hanya mengharapkan anggaran dari APBD Kabupaten Malaka, tentunya tidak cukup untuk membangun Malaka.

Lanjut pertanyaan terkait dengan Program Sakti pada tahun 2023, sepertia apa? Lalu, jawab Bupati Simon dengan tegas. Saya dan Wakil Bupati, Louise Luky Taolin, targerkannya program Sakti, tuntas di 2023. Sebab saya dan Wakil Bupati melakukan hal-hal terbaik untuk membangun Malaka. Dan tujuan saya dan Wakik datang untuk bekerja membangun tanah Malaka. Bukan mencari keuntungan dari masyarakat Malaka. Pungkas Bupati Malaka.(Dami Atok)