Konflik Kyokushinkai Memanas, Polrestabes Surabaya Digeruduk Massa, Tjandra Sridjaja Terancam

- Pewarta

Selasa, 21 Maret 2023 - 17:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perguruan Pembinaan Mental Kyokushinkai karate-do Indonesia saat menggelar aksi di Polrestabes Surabaya/deliknews.com

Perguruan Pembinaan Mental Kyokushinkai karate-do Indonesia saat menggelar aksi di Polrestabes Surabaya/deliknews.com

Surabaya – Konflik internal pada perguruan Pembinaan Mental Kyokushinkai (PMK) karate-do Indonesia, berlangsung panjang. Selasa (21/3) siang, sejumlah masa aksi mendatangi Polrestabes Surabaya, menuntut keadilan atas raibnya uang arisan senilai Rp 11 Milyar.

Dalam aksinya, mereka menuntut Kapolrestabes Surabaya menangkap pengemplang uang arisan senilai Rp11 Milyar, yang diduga di kuras oleh Tjandra Sridjaja. Aspirasi itu disampaikan lewat spanduk berukuran besar dan dibentangkan didepan Polrestabes.

Selain menggelar aksi didepan Polrestabes Surabaya, masa aksi juga turut mengawal Liliana Herawati yang didampingi kuasa hukumnya dalam memberikan keterangan kepada penyidik di Polrestabes Surabaya atas sejumlah tuduhan pidana yang dilaporkan Erick Sastrodikoro atas perintah Tjandra Sridjaja.

“Kami minta, tegakkan keadilan dan hukum juga ditegakkan. Kami sangat menyayangkan ada upaya kriminalisasi yang dilakukan terhadap pimpinan Perguruan Liliana Herawati dari pihak luar. Kita tahu, Tjandra Sridjaja itu siapa dalam dunia hukum di Kota Surabaya”Kata Usman Wibisono, Koordinator aksi, Selasa.

Dikatakan Usman, pihaknya semakin merasa yakin adanya upaya-upaya kriminalisasi itu, lantaran bukti-bukti dalam penetapan Liliana Herawati sebagai tersangka oleh Polrestabes Surabaya, semuanya cacat hukum.

Dijelaskan Usman, sesuai LP No LP/B/1347/X/2022/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur tertanggal 28 November 2022, bukti permulaan yang digunakan sebagai alat bukti tersebut tidak sah, karena menggunakan notulen tulisan tangan pelapor Erick Sastrodikiro, dengan judul notulen 7 November 2019.

Baca Juga :  Jadi Pembicara dalam Diskusi Kebangsaan, Kapolres Malang Bahas Anti Radikalisme
Liliana Herawati Didampingi Kuasa Hukum menuju Polrestabes Surabaya dikawal massa aksi

“Ini hanyalah rekayasa pelapor, dapat dibuktikan dengan keterangan saksi dan bukti-bukti lainnya. Maka, bukti permulaan yang dijadikan dasar penetapan tersangka, seharusnya tidak sah” Ungkapnya

Kemudian, Bukti pesan Whatsapp pelapor Erick Sastrodikiro tertanggal 11/11/2019, dapat dibuktikan bahwa Erick telah merubah pesan Whatsapp terlapor Ny Liliana Herawati yang merupakan pesan atau surat asli dan kemudian menjadikan sebagai bukti dalam LP, maka Erick sendiri sebetulnya telah melakukan tindak pidana.

Baca Juga :  Polda Jatim Tingkatkan Kemampuan Operator Fungsi Operasional, Bentuk Pribadi Polri yang Presisi

Sementara itu, akta Pernyataan nomor 8 tanggal 6 juni 2022 Notaris Dr AA Andi Prajitno adalah pernyataan pribadi yang mengikat bagi orang yang membuatnya dan dapat di cabut kapanpun sebagaimana diatur dalam 1875 KUH Perdata dan akta tersebut merupakan perikatan tunggal sehingga tidak ada kerugian yang ditimbulkan, sehingga unsur pidana 266 KUHP tidak dapat terpenuhi.

Adapun Surat No 014/PMK/Pusat//V/2022 tentang penjelasan mengenai perguruan dan perkumpulan tanggal 4 Mei 2022, jelas bahwa surat tersebut adalah surat internal perguruan yang tidak ada hubungan secara hukum dengan perkumpulan yang merupakan badan yang terpisah. Demikian disampaikan Usman.

Berita Terkait

Bambang Haryo Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Wisnu Sakti Buana
Kisruh Kyokushinkai, Tim Hukum : Apakah Yunus Jadi Corong Kejaksaan?
Gelarkarya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 3 Tuban
Selamat, Bambang Haryo Kembali Jabat Ketua IPSI Kota Surabaya
Seleksi O2SN Tuban, Cabor Karate di Ikuti Puluhan Siswa
Bambang Haryo Terima Anugerah Penghargaan DAN 3 Kehormatan PMK Kyokushinkai
Sambangi Sekolah di Pesisir Sidoarjo, Bambang Haryo Sebut Pendidikan Kunci Kesejahteraan Bangsa
Sambut Kepala Sekolah Baru, Ini Harapan Komite SMP Negeri Satu Atap Gemarang.

Berita Terkait

Selasa, 30 Mei 2023 - 20:59

Polda Sumbar Amankan 4 Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi Pada 2 SPBU

Selasa, 30 Mei 2023 - 15:16

Goro Latsitarda, Rahmat Rinaldi Dorong Pelajar Aia Manggih Utara Jadi Taruna

Sabtu, 27 Mei 2023 - 20:51

Pasar Raya Padang Segera Dibangun, Andre : Terimakasih Pak Jokowi

Rabu, 24 Mei 2023 - 16:55

Kombes Irhamni Utusan Kapolri Berantas PETI di Sumbar Bukan Orang Sembarangan

Selasa, 23 Mei 2023 - 15:30

Polres Pasbar Tak Temukan PETI, Kapolri Perintahkan Bareskrim Turun Tangan

Selasa, 23 Mei 2023 - 13:06

Jaksa Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Terdakwa PETI Pasbar

Selasa, 23 Mei 2023 - 11:04

Temukan Butiran Emas dan 29 Pondok, Bareskrim Buru Pelaku PETI Sumbar

Senin, 22 Mei 2023 - 23:19

Tim Utusan Kapolri Tak Berhasil Tangkap Pelaku PETI di Sumatera Barat

Berita Terbaru

Regional

Erlina Zebua Dijatuhi Hukuman 14 Hari Penjara

Sabtu, 27 Mei 2023 - 09:47