Jakarta – Modus investasi bodong di Maluku Utara meresahkan. Ini karena para pelaku menyebut, mereka dibantu oleh Polisi di daerah itu. Hal ini dilakukan untuk memberikan keyakinan kepada calon korban yang akan menaruh uangnya.

Kasus ini, menyita perhatian politisi yang juga pengacara Ibu Kota Ilal Ferhard.Dia tidak terima, Polisi disebut menjadi bekingan Investasi Bodong.

Menurutnya, Kepolisian daerah setempat harus segera menyikapi kasus ini sebagai langkah preventif untuk mencegah agar tidak menambah korban yang lebih besar.

“Saya pikir Polda Maluku Utara, sudah bisa menyelidiki keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam kasus Investasi bodong ini. Sebab, informasi yang diperoleh, sudah banyak korban berjatuhan”Katanya.

Juru Bicara Partai Demokrat Kubu Moeldoko ini, memperingatkan Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Midi Siswoko agar segera melakukan action dan perintahkan anggotanya untuk mencari para pelaku investasi bodong.

Dia juga meminta, para korban yang merasa dirugikan akibat investasi bodong ini segera memberikan laporan polisi dan disertai bukti-bukti yang valid.

“Sudah banyak kasus investasi bodong terjadi di Indonesia, dan memang para pelaku sangat cerdik dalam melakukan sejumlah siasat tipu muslihat kepada calon korban, apalagi sampai membawa-bawa institusi Polri untuk meyakinkan korban”Ungkap Ilal, Rabu malam (22/3) dalam keterangan tertulisnya.

Sekedar diketahui, terduga pelaku investasi bodong di Maluku Utara adalah Magfirah Umaya Adam alias MUA (23) warga kelurahan Tafure RT 01 RW 01, Kecamatan Ternate Utara. Dalam investasi bodong yang ditawarkannya, dia mencatut Intitusi Polri untuk meyakinkan para korban.

Bahkan, terduga pelaku mengatakan ada Polisi berhasil cair senilai Rp11juta, dan investasi dibawah kendalinya dibantu Polisi.

Salah satu korban yang dihubungi mengatakan, dananya sekitar Rp10juta yang sudah masuk ke rekening BNI yang bersangkutan, tak bisa kembali. Sama halnya, dengan korban yang lain.

“Dia hanya berjanji, tanpa ada realisasi. Kemungkinan korban-korban yang lain pun begitu. Apalagi ada korban lain dari berbagai daerah di Maluku Utara juga demikian. Ini orangnya licik sekali”Ucap Korban