Sidoarjo – Politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono memperingati hari batik Nasional yang diperingati pada 2 oktober setiap tahunnya, di rumah batik, Desa Juwet Kenongo, Kecamatan Porong Sidoarjo.

Dalam kedatangannya, anggota DPR-RI periode 2014-2019 ini disambut langsung para pengrajin dan pembatik. Pada kesempatan itu, BHS sapaan akrabnya melihat langsung proses pembuatan batik dan ecoprint.

Dikatakan BHS, Pemerintah harus membantu pemasaran daripada hasil pengerajin batik. Dengan cara mengajak semua komponen masyarakat terutama kedinasan untuk menggunakan batik dalam pertemuan formal, karena batik merupakan warisan budaya bangsa.

“Wajib hukumnya pegawai di lingkungan pemerintahan menggunakan batik dalam hari tertentu apalagi acara formal. Di Sidoarjo, masih punya 50 pengerajin batik yang harus diperhatikan,” Imbuh BHS, Senin (2/10).

BHS yang kini kembali mencalonkan diri sebagai Calon Anggota legislatif Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) meminta setiap perusahaan yang ada di Sidoarjo untuk dapat berkontribusi merawat warisan budaya itu dengan mewajibkan menggunakan batik dalam hari tertentu.

“Hal itu dapat mendongkrak produksi batik. Selain itu bantuan permodalan untuk para pengerajin juga wajib diutamakan, baik melalui kredit usaha dengan suku bunga rendah,” tegasnya.

Sementara itu, moment peringatan hari batik ini semakin meriah dengan kejutan kue ulang tahun yang disampaikan langsung oleh BHS bersama tim BHS Peduli. Kue itu diterima oleh pemilik rumah batik Dyah dan kemudian bersama-sama melakukan pemotongan kue.