Kasus PT DOK Bergulir, Lima Tersangka Baru Ditetapkan Polda Bali

- Editorial Staff

Jumat, 3 November 2023 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan (Sumber: Hms Polda Bali)

Denpasar – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Bali menetapkan 5 (lima) tersangka baru dalam dugaan investasi bodong PT. Dana Oil Konsorsium atau DOK.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan, modus dari tersangka adalah menawarkan konsep trading terkait dengan bisnis penjualan minyak mentah atau crude oil di komoditi West Texas Intermediate (WTI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Modusnya investasi di bidang bursa berjangka (komoditas) pembelian dan penjualan minyak mentah (crude oil, red) komoditi West Texas Intermediate (WTI), yang mana atas investasi tersebut dijanjikan akan mendapat keuntungan berkisar 1-2 persen dan rencananya akan diterima setiap minggu dari hasil penjualan,” terang Jansen kepada wartawan di Denpasar Bali, Jumat (03/11/2023)

Jansen mengatakan kelima tersangka baru yakni, Nyoman AS, Wayan BA, Putu SO, Putu YA, dan RKP atau Rai sebagai founder atau komisaris dari PT DOK. Semua tersangka ini disebut-sebut berada di balik TDY atau Nyoman Tri alias Mang Tri selaku direktur perusahaan yang terlebih dahulu jadi tersangka dan divonis 3 tahun penjara dan kini sedang menjalani hukuman di Lapas Kerobokan.

“Semua tersangka baru atau komisaris ini membantu menjalankan kegiatan investasi illegal serta menerima pembagian hasil. Berfokus mencari nasabah yang menjanjikan keuntungan besar dan tidak ada resiko serta uang yang diinvestasikan dapat diambil kapan pun kepada para investor,” jelasnya.

Ia menyebut, bahwa kerugian dialami korban mencapai miliaran rupiah. “Dari data yang masuk terdapat 387 korban, dimana kerugiannya mencapai Rp 33,1 miliar,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, mengenai penambahan tersangka lain dari lima tersangka baru saat ini masih nihil.

“Rencana tersangka lain nihil. Dalam pengungkapan kasus ada sekitar 28 orang sebagai saksi, termasuk perwakilan korban satgas waspada Investasi OJK RI, Bappebti RI, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali serta 6 orang terlapor,” tutup Kombes Jansen.

Untuk diketahui, kelima tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan jo Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Berita Terkait

Saksi Penggugat Tanah Pura Dalam Kelecung ‘Hara Kiri’
Bali Solid, De Gadjah Optimis Pilpres Satu Putaran
Orang Sama, Tersangka Founder PT DOK Diduga juga Menipu di Bisnis lain
Malu! Perkara SPI Unud Pertontonkan Ketidakmampuan Negara Danai Pendidikan
5 Founder PT DOK Ditahan, Alit Widana Apresiasi Kinerja Polda Bali
Pungli “Fast Track” Kejati Bali Tangkap 5 Pegawai Imigrasi
Sudah Ditahan Lima Tersangka Baru Kasus PT DOK di Rutan Polda Bali
Pusaran Kasus PT DOK, Yong Sagita Terancam Dilaporkan Polisi

Berita Terkait

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:29 WIB

Tolak Pelimpahan ke APIP, LSM P2NAPAS Desak Kejari Tapsel Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi

Selasa, 5 Desember 2023 - 10:01 WIB

Kembalikan Uang Hasil Pencurian di Toko Deliwafa, Tiga Warga Negara Pakistan Dituntut 7 Bulan dan 5 Bulan

Selasa, 5 Desember 2023 - 00:00 WIB

Putusan PKPU dan Pailit Bersifat Erga Ormes, Johanes Dipa : Hasil FGD Semarang dan Surabaya Tidak Dapat Diajukan PKPU Lagi

Jumat, 1 Desember 2023 - 15:52 WIB

Mencuri di Toko Deliwafa, Tiga WNA Pakistan Kembalikan Uang Hasil Curian

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:30 WIB

Kuasa Hukum Tergugat Sebut Inkosisten Terhadap Materi Gugatannya, Awalnya Utang Piutang Sekarang Penitipan Uang

Kamis, 30 November 2023 - 18:36 WIB

Berkas Perkara Tersangka 5 Founder PT DOK Dilimpahkan Kejaksaan

Kamis, 30 November 2023 - 00:53 WIB

Ahli Sebut Perkara PKPU Tidak Mengenal Nebis In Idem

Rabu, 29 November 2023 - 23:43 WIB

Eksepsi Ditolak, Hakim PN Surabaya Berwenang Mengadili Perkara Wanprestasi Pengelolaan Resto Sangria

Berita Terbaru

Politik

KSAL Tegaskan Ingin Netral, Tak Pernah Ikut Politik Praktis

Selasa, 5 Des 2023 - 16:18 WIB