Malaka, NTT, deliknews- Setiap 5 Tahun, masyarakat merayakan kontestan pesta Demokrasi melalui pemilihan Umum. Dalam kontestan pesta Demokrasi itu mau tidak mau, suka tidak suka pastinya masyarakat menuju bilik TPS maaing-masing untuk mencoblos.

Oleh karena itu, Bendera Partaipun terpasang disetiap pinggir jalan dan setiap cabang-cabang yang ditentukan oleh pihak penyelenggara yakni KPU. Dan disetiap pinggir jalan dan Cabang itu bukan saja bendera, tetapi juga Baliho atau spanduk para figur Caleg masing-masing ikut terpasang meramaikannya.

Salah satu Warga Desa Lakulo, menyatakannya, setiap 5 tahun ada pesta Demokrasi melalui pemilihan Umum. Jadi mau tidak mau, suka tidak suka, pasti masyarakat hadir ke bilik TPS untuk menjatuhkan hak pilihnya sebagai penduduk Warga Negara Indonesia. Ungkapnya, Rabu( 31/1/2024)dikediamannya.

” Pada saat pesta Demokrasi semua bendera parpol terpasang dipinggir jalan depan rumah Warga, termasuk Baliho dan Spansuk. Selain dirumah warga, juga dicabang- cabang.

Terlibihnya, para Calon Anggota DPR mulai berkeliling disetiap desa masuk kampung keluar kampung untuk mencari dukungan dari keluarga dan sahabat, karip, teman dan lain-lain. Disaat para Calon Anggota DPR, mulai dari tingkat Kabupaten hingga pusat, pada saat melintasi jalan, tentunya menurunkan Kaca Mobil dan membunyikan clakson(Bel) mobilnya,Sembarinya.

Warga Desa Itu, mengaharapkan terhadap para Calon Anggota DPRD Kabupaten, Propinsi dan Pusat, agar jangan datang saja pada saat musim pesta Demokrasi, atau jangan bunyikan bel dan turun kaca pada suksesi pesta Demokrasi. Kendatinya.

” Patut saya sampaikan harapan ini karena setelah terpilih atau mendudukki kursi sebagai Anggota DPR, tidak pernah datang. Juga sudah terpilih, melintasi jalan kaca Mobil ditutup rapat dan tidak bunyikan Bel Mobilnya.

Pada hal disaat suksesi pemilihan umum, para Caleg itu berkeliling wilayah desa-desa, keluar kampung masuk kampung melintasi jalan selalu bunyikan Bel Mobilnya. Lantaran kenapa setelah terpilih tidak lagi turunkan Kaca Mobil dan bunyikan Clokson(Bel) Mobilnya….??, ” ucap harapanya, sambil bertanya.

Titip pesan dari Warga Desa: para Calon Anggota DPRD Kabupaten, Propinsi dan Pusat kalau sudah terpilih menjadi DPRD ingatlah kami sebagai masyarakat yang memberikan suara kepada para Dewan terhormat, tolong perjuangkan Aspirasi kami. Juga turun kembali ke kampung seperti apa yang sementara turu kedesa-desa berkeliling kampung- kampung. Pungkasnya.(*)