Pemerintah Didorong Beri Insentif Masyarakat Kelas Menengah, Seperti Masyarakat Chile

- Tim

Rabu, 28 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 9/12 - PERTUMBUHAN EKONOMI. Suasana  pertumbuhan gedung bertingkat di salah satu sudut Ibukota Jakarta, Jumat (9/12). Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan IV-2011 atau keseluruhan tahun 2011 akan mencapai 6,5 persen yang didukung oleh permintaan domestik dan kinerja ekspor yang masih kuat dan terjaga. FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/Koz/Spt/11.

JAKARTA, 9/12 - PERTUMBUHAN EKONOMI. Suasana pertumbuhan gedung bertingkat di salah satu sudut Ibukota Jakarta, Jumat (9/12). Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan IV-2011 atau keseluruhan tahun 2011 akan mencapai 6,5 persen yang didukung oleh permintaan domestik dan kinerja ekspor yang masih kuat dan terjaga. FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/Koz/Spt/11.

Jakarta (deliknews.com) – Pemerintah diminta memberikan insentif pada masyarakat kelas menengah, tidak hanya pada kelompok miskin seperti yang terjadi saat ini. Langkah tersebut penting untuk menjaga kestabilan dan mencegah gejolak sosial.

“Instrumen perlindungan sosial untuk kelas menengah perlu dipikirkan. Mereka tak tergolong miskin, tetapi guncangan ekonomi akan membawa mereka menjadi kelompok miskin,” kata mantan Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri dalam opininya dikutip Rabu (28/2/2024).

Dia mengatakan kelas menengah memang tidak punya banyak pilihan. Instrumen perlindungan sosial juga tidak memadai. Mereka tidak berhak akan bantuan sosial karena bukan termasuk kelompok miskin. “Mereka belum tentu memiliki akses untuk beasiswa Bidik Misi karena tak memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM),” kata  pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Chatib mengatakan mereka juga harus membayar BPJS sendiri karena bukan bagian dari penerima bantuan iuran (PBI). “Fokus kebijakan ekonomi di banyak negara, termasuk Indonesia, praktis pada kelompok miskin, kelas menengah nyaris terabaikan,” kata dia.

Chatib memberikan contoh di Chile. Kinerja ekonomi Chile amat mengesankan. Pendapatan per kapitanya tertinggi di Amerika Latin, pertumbuhan ekonominya tercepat di Amerika Latin, dan tingkat kemiskinan menurun dari 53% (1987) menjadi 6% (2017)—lebih baik dibandingkan Indonesia. Chile memiliki Indeks Pembangunan Manusia terbaik di Amerika Latin.

Dampak dari tekanan ekonomi global dan lambatnya belanja pemerintah mulai terlihat pada konsumsi rumah tangga, khususnya kelompok menengah bawah.

Ironisnya, pada Oktober 2019 terjadi gejolak sosial yang nyaris menimbulkan revolusi. “Ekonom Sebastian Edwards menyebutnya ”The Chilean Paradox”. Mengapa? Salah satu penjelasannya adalah terabaikannya kelas menengah,” kata Chatib.

Berita Terkait

Bambang Haryo Minta Pembatasan Angkutan Logistik Saat Mudik Dikaji Ulang
Panduan Lengkap Retur Barang di Shopee: Tips dan Trik untuk Proses yang Lancar
Bambang Haryo Sebut Industri Maritim Potensial Tingkatkan Ekonomi Indonesia
Bambang Haryo : Pengembangan Pelabuhan Tanjung Api-Api Masih Setengah Hati
Tinjau Harga Beras di Sidoarjo, Bambang Haryo Sebut Ongkos Giling Padi Jadi Pemicu
Gapasdap Gelar Diskusi dan Bakal Rumuskan SOP Pengangkutan Kendaraan Listrik
Pedagang Kembali Pastikan Harga Beras di Cipinang Turun!
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok Masih Dirasa Mahal

Berita Terkait

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:42 WIB

Bambang Haryo Minta Pembatasan Angkutan Logistik Saat Mudik Dikaji Ulang

Rabu, 27 Maret 2024 - 05:48 WIB

Panduan Lengkap Retur Barang di Shopee: Tips dan Trik untuk Proses yang Lancar

Selasa, 19 Maret 2024 - 10:42 WIB

Bambang Haryo Sebut Industri Maritim Potensial Tingkatkan Ekonomi Indonesia

Rabu, 13 Maret 2024 - 10:17 WIB

Bambang Haryo : Pengembangan Pelabuhan Tanjung Api-Api Masih Setengah Hati

Jumat, 8 Maret 2024 - 11:42 WIB

Tinjau Harga Beras di Sidoarjo, Bambang Haryo Sebut Ongkos Giling Padi Jadi Pemicu

Kamis, 7 Maret 2024 - 10:48 WIB

Gapasdap Gelar Diskusi dan Bakal Rumuskan SOP Pengangkutan Kendaraan Listrik

Kamis, 29 Februari 2024 - 09:34 WIB

Pedagang Kembali Pastikan Harga Beras di Cipinang Turun!

Rabu, 28 Februari 2024 - 16:22 WIB

Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok Masih Dirasa Mahal

Berita Terbaru

Regional

INI OKNUM Konflik IPK dan PKN di Pancurbatu

Minggu, 14 Apr 2024 - 21:29 WIB

Sumatera Selatan

Di Hina Ibu RT, Istri Wartawan TV Nasional Lapor Polisi

Minggu, 14 Apr 2024 - 01:04 WIB

Regional

SAT SAMAPTA POLRES NISEL PATROLI DI TEMPAT WISATA

Sabtu, 13 Apr 2024 - 11:40 WIB