Diakui BTN Sebagai Aset Pailit Sipoa, Area Drag Race di Tambak Oso Sepakat Ditutup.

- Tim

Jumat, 1 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Ratusan korban Kepailitan PT Sipoa Propertindo Abadi (SPA) yang tergabung dalam Paguyuban Siok Cinta bersama dengan Kurator menggelar rapat kreditur pertama di Pengadilan Negeri Surabaya.

 

Rapat dipimpin oleh hakim pengawas Kepailitan PT SPA Mochammad Djoenaide dan didampingi oleh tim kurator Rendy Sutanto. Dalam rapat perdana tersebut, kreditur separatis Bank Tabungan Negara (BTN) ikut hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kurator Kepailitan PT SPA Rendy mengatakan bahwa dalam rangka pemberesan, pihaknya sudah melakukan apraisal atas seluruh Aset Pailit PT. SPA untuk segera dilakukan pelelangan.

“Hasil apraisal sudah keluar, saat ini kami sudah melakukan pendaftaran ke KPKNL dan ada beberapa data yang diminta oleh KPKNL yang sedang kami lengkapi. Salah satu data yang diminta adalah data dari Pengadilan. Tinggal kelengkapan data saja. Kami sudah mendaftarkan untuk mengikuti lelang,” katanya saat rapat kreditur. Rabu (28/2/2014).

 

Saat rapat kreditur berlangsung, kurator Rendy juga sempat menengahi perdebatan antara anggota Paguyuban Siok Cinta Damai dengan kelompok tagihan kreditur yang terlambat mendaftar.

 

Berkaitan dengan tagihan kreditur yang terlambat tersebut, akhirnya Kurator Rendy mendapatkan fakta adanya penolakan dari sebagian besar Kreditur Kepailitan PT. SPA yang tergabung dalam Paguyuban Siok Cinta Damai.

“Berhubung ada yang menolak. Maka kami putuskan kami juga menolak Kreditur yang terlambat dalam Pailit PT. SPA,” ungkapnya.

 

Didalam rapat tersebut, Kurator Rendy juga didesak oleh Hakim Pengawas Mochammad Djoenaide untuk mengamankan Aset Kepailitan PT. SPA yang masuk dalam Budel Pailit yang sekarang ini kerap dipergunakan atau dimanfaatkan oleh pihak lain sebagai arena Drag Race oleh Black Stone Superblok (BOS).

“Kalau menyangkut Budel Pailit, kurator wajib melakukan pengamanan Jangan sampai Budel itu dikuasai atau dimanfaatkan oleh orang lain,” desak hakim pengawas Djoenaide, menghentikan hakim pengawas sebelumnya, Slamet Suripto

 

Menjawab permintaan pengamanan dari hakim pengawas tersebut, Kurator Rendy nampak kelimpungan sebab dia tidak mengetahui apakah aset dipakai sebagai arena Drag Race tersebut miliknya PT SPA ataukah tidak, karena dia belum mendapatkan copy sertifikatnya.

“Tapi kami akan lemparkan pada para Kreditur. Kalau para Kreditur memang setuju untuk dilakukan penutupan, kami akan laksanakan penutupan tersebut. Setuju,” ucap Kurator Rendy kepada para Kreditur

“Setuju… Setuju.. Setuju ditutup,” jawab para Kreditur Kepailitan PT. SPA yang tergabung dalam Paguyuban Siok Cinta Damai.

 

Ketidaktahuan dari Kurator Rendy, tentang apakah lahan yang dipergunakan untuk arena Drag Race tersebut merupakan Aset dari PT SPA atau tidak. Akhirnya dijawab oleh Miftah yang adalah kuasa hukum dari Bank Tabungan Negara (BTN). Sebagai Kreditur terbesar dalam Kepailitan PT SPA, Miftah menjelaskan bahwa benar, aset tersebut adalah aset dari PT SPA.

“Tidak mungkin Pak, karena itu bagian dari fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas jalan (faslan). Artinya kami juga meminta pengamanan dari Kurator,” tandas Miftah.

 

Berkaitan dengan pengamanan Aset Pailit tersebut yang menjadi Salah satu tugas dari tim Kurator. Miftah akan kirimkan surat secara resmi kepada tim kurator dan hakim pengawas.

“Bahwa kami pernah mendapatkan laporan yang akhirnya kami ditegur oleh OJK. Kami akan kirimkan surat secara resmi kepada tim Kurator bahwa Salah satu tugas dari tim Kurator adalah mengamankan Aset Pailit. Sehingga kami meminta agar Aset itu tidak dipergunakan lagi sebagai arena Drag Race. Nanti secara resmi akan kami sampaikan juga surat resmi kepada hakim Pengawas,” imbuh Miftah.

 

Dikonfirmasi setelah rapat kreditur selesai. Koordinator korban Sipoa Samsul Huda, mengaku senang dengan Rapat Kreditur kali ini.

“Tadi hakim pengawas Kepailitan PT. SPA yang baru yang menggantikan Slamet Suripto menyampaikan sikapnya untuk tetap komitmen melaksanakan putusan Pailit PT. SPA pada Maret 2023 lalu,” katanya di PN. Surabaya.

 

Samsul juga merasa gembira sebab dalam rapat kreditor hari ini terungkap bahwa kurator kepailitan PT. SPA sudah melakukan Apraisal untuk segera dilakukan pelelangan.

“Sekarang tinggal melengkapi persyaratan seperti berita acara Pailit yang pertama ini. Selanjutnya segera dilakukan pelelangan Aset untuk pemberesan,” lanjutnya.

 

Samsul Huda juga mengatakan baru mengetahui pada saat rapat kreditor kali ini ternyata masih banyak korban-korban lain diluar dari Paguyuban Siok Cinta Damai dalam perkara Kepailitan Sipoa ini.

“Banyak sekali korbannya. Kasihan. Kami dari Paguyuban Siok Cinta Damai siap membantu para korban tersebut. Namun dengan catatan, para korban putusan Pailit PT. SPA tetap berjalan seperti apa adanya. Kita hormati putusan Pailit yang sedang dilakukan pemberesan oleh kurator Rendy,” katanya.

 

Kepada awak media, Samsul juga menjelaskan bahwa dalam Rapat Kreditor hari ini juga dibahas masalah penutupan atau pengamanan Aset Kepailitan PT. SPA yang berlokasi di Jalan Gajah Putih Nomer 99, kelurahan Tambak Oso, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

“Alhamdulillah usulan penutupan yang kami ajukan disetujui. Apalagi beberapa waktu lalu, kami dan Kurator Rendy Sutanto sudah menempeli Aset itu dengan Banner Sita Umum. Dimana dalam plang Sita Umum tersebut tercantum kalimat, apabila ada orang yang masuk tanpa seijin dari pihak Kurator dapat dikenai sangsi pidana. Karena sebelumnya di lokasi Aset Sita Umum tersebut dipakai untuk arena Drag Race yang diduga diamankan oleh oknum anggota TNI dan Polri,” jelasnya.

 

Samsul menandaskan, berkaitan dengan pengamanan kegiatan Drag Race di lokasi Sita Umum Sipoa tersebut, pihaknya berapa hari lalu pernah memberikan informasi kepada institusi Kepolisian dan TNI bahwa Aset tersebut adalah Aset Kepailitan dari PT. SPA.

“Bila ada lagi oknum TNI atau Polri yang diduga memback up pengamanan untuk kegiatan Drag Race, dapat dikenakan Pasal pidana. Kendati pengamanan tersebut dilakukan oleh aparat dari TNI maupun Polri,” tandasnya.

 

Ditanya apakah Aset Kepailitan PT. SPA di Desa Tambak Oso akan dilakukan Penutupan,? Ketua Paguyuban Siok Cinta Damai menjawab, sepakat akan di tutup, karena dari Polresta Sidoarjo, Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim pada saat kita datangi, mereka menyatakan tidak pernah mengeluarkan Ijin untuk kegiatan Drag Race tersebut.

“Hanya Polsek Waru saja yang belum memberikan jawaban. Tapi institusi kepolisian lainnya sudah memberikan jawaban tidak pernah memberikan Ijin. Karena itu kita mengadakan Rapat Kreditor ini untuk melakukan penutupan, karena lahan itu dikomersilkan. Pengunjung Drag Race diwajibkan bayar. Apalagi disewakan pada acara 16 Desember 2023 untuk acara ulangtahun CB CIVAS. Itu meresahkan warga sekitar sana yang mau pulang ke rumah, kena orang mabuk-mabuk mobilnya ke baret-baret,” jawab Ketua Paguyuban Siok.

 

Ditanya awak media, apakah benar lahan di Jalan Gajah Putih, Desa Tambak Oso tersebut masuk Aset Kepailitan PT. SPA,?

“Memang itu asetnya PT. SPA. Tadi Bank Tabungan Negara (BTN) sudah mengakui bahwa itu asetnya PT. SPA. Karena begini yang di akui BTN awal itu hanya aset ruko dan tower A dan tower B. Yang C sampai T itu tidak di akui tapi tadi Puji Tuhan BTN mengakui bahwa itu asetnya PT. SPA. Jadi buat pengamanan sebaiknya itu ditutup saja,” jawab Siok di depan ruang Sidang Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya. (firman)

Berita Terkait

PDIP Klungkung Ngegas Dukung Koster-Ace, Karangasem Siap Konsolidasi
Pentingnya Rekonsiliasi Politik Jaga Situasi Nasional Tetap Stabil
Mengapresiasi Upaya Pemerintah Selenggarakan Mudik Lebaran 2024
Wujudkan Hilirisasi Produk Lokal Aceh, Program AMANAH Mampu Atasi Resesi Ekonomi
Apresiasi Peran Tokoh Agama Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan Pasca Pemilu
Bupati Simon Membawa Kabar Gembira
Berapa Banyak Kuota CPNS dan PPPK 2024, Diperjuangkan Bupati Malaka Dipusat
Mengapresiasi Apkam Antisipasi Manuver KST Papua Saat Idul Fitri 1445 H

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 11:46 WIB

PDIP Klungkung Ngegas Dukung Koster-Ace, Karangasem Siap Konsolidasi

Kamis, 11 April 2024 - 22:31 WIB

Pentingnya Rekonsiliasi Politik Jaga Situasi Nasional Tetap Stabil

Kamis, 11 April 2024 - 22:10 WIB

Mengapresiasi Upaya Pemerintah Selenggarakan Mudik Lebaran 2024

Kamis, 11 April 2024 - 22:01 WIB

Wujudkan Hilirisasi Produk Lokal Aceh, Program AMANAH Mampu Atasi Resesi Ekonomi

Kamis, 11 April 2024 - 19:18 WIB

Bupati Simon Membawa Kabar Gembira

Kamis, 11 April 2024 - 11:46 WIB

Berapa Banyak Kuota CPNS dan PPPK 2024, Diperjuangkan Bupati Malaka Dipusat

Rabu, 10 April 2024 - 23:33 WIB

Mengapresiasi Apkam Antisipasi Manuver KST Papua Saat Idul Fitri 1445 H

Rabu, 10 April 2024 - 20:03 WIB

Miliki Fasilitas Lengkap, AMN Manado Membutuhkan Dukungan Pemuda

Berita Terbaru