Dilaporkan Polisi! Akte Diduga Palsu Hambat Hak Tanah di Badak Agung

- Tim

Selasa, 5 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Polisi Nomor LP/B/109/II/2024/SPKT/POLDA BALI per 3 Februari 2024. Sumber: Deliknews.com.

Laporan Polisi Nomor LP/B/109/II/2024/SPKT/POLDA BALI per 3 Februari 2024. Sumber: Deliknews.com.

Denpasar – Mencuat pelaporan polisi terkait kemunculan akte notaris diduga palsu setelah terjadi proses peralihan hak jual beli tanah sertifikat hak milik (SHM) No 1565 milik pengempon laba Merajan Puri Satria ketika berpindah tangan ke Nyoman Suarsana alias Nyoman Liang yang berlokasi di Jalan Badak Agung Utara, Denpasar.

Atas kemunculan akte disinyalir palsu, 20 Pangempon Laba Pura Merajan Satria dikabarkan terkejut, pasalnya tidak pernah membuat atau menandatangani akte No 150, 184 dan 185 sehingga memantik mereka (20 pangempon, red) untuk melaporkan kasus ini ke polisi.

“Oh nggih (iya, red) benar. Nika (itu, pelaporan yang dimaksud, red) terkait dokumen (Akta 150, 184 dan 185, red). Tityang (saya, red) mewakili 20 pangempon lainnya yang disebutkan sebagai prinsipal dalam dokumen, terus terang saja tidak mengetahui apalagi dibilang ikut menandatangani, tidak benar nike adanya. Kami serahkan semua ke Polisi, biar diungkap nike palsu atau tidaknya dokumen itu,” ungkap

Tjokorda Ngurah Bagus Agung alias Cok Bagus sekaku kuasa dari 20 Pangempon Laba Pura Merajan Satria kepada wartawan, Minggu (3/3/24).

Cok Bagus menjelaskan, para pihak dilaporkan yakni, Anak Agung Ngurah Agung Wira Bima Wikrama, A A Ngurah Ketut Agung Astikaningrat, A A Ngurah Mayun Wira Ningrat dan A A Ngurah Alit Putra ke Kepolisian Daerah (Polda) Bali atas dugaan Tindak Pidana (TP) Pemalsuan Dokumen berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/109/II/2024/SPKT/POLDA BALI per 3 Februari 2024.

Dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp kuasa hukum terlapor yakni Ketut Kesuma atas laporan polisi yang dilakukan Cok Bagus kepada kliennya menyampaikan tanggapannya.

Baca Juga :  Dana Besar? 5 Founder PT DOK Diseret ke Meja Hijau

“Kalau tanggapan saya itu haknya mereka untuk membuat laporan polisi, yang jelas akta 184, 185, dan 150 klien kita mendapatkannya dari pihak Notaris Iwan Setiawan Darmawan. Bukan klien kita yang membuatnya. Tinggal mereka membuktikan saja laporannya. Kalau tidak benar nanti kita akan lapor balik. Jadi klien kita siap untuk menghadapi laporannya mereka,” tulis Ketut Kesuma

Sementara, dikonfirmasi terpisah, I Nyoman Suarsana Hardika alias Nyoman Liang saat disinggung mengenai adanya pelaporan tersebut pihaknya juga turut membenarkan adanya pelaporan tersebut. Ia mengatakan Tim Penyidik Polda Bali juga sudah melakukan pemeriksaan kepada pihaknya sebagai saksi atas dugaan pemalsuan tersebut. Selain itu, ia juga merasa menjadi korban atas konflik internal Puri Satria yang terjadi, dimana sebagai pembeli beritikad baik sudah memenuhi segala kewajibannya untuk melunasi tanah tersebut, dibuktikan dengan adanya alas hak berupa SHM Nomor 1565.

Baca Juga :  Dana Besar? 5 Founder PT DOK Diseret ke Meja Hijau

“Oh iya benar, saya juga sudah diperiksa sebagai saksi oleh Penyidik. Yang jelas, saya selaku pembeli kan sudah selesai menyelesaikan kewajiban. Terus apalagi? Kenapa saya masih ikut diseret dalam pusaran? Terus terang saya merasa sangat dirugikan atas permasalahan ini. Intinya, sebagai saksi (pelaporan si Polda Bali, red) saya juga menyatakan tidak pernah mengetahui ada dokumen-dokumen dimaksud (terlapor, red), dimana dan dengan siapa mereka membuat (150, 184 dan 185, red) saya tidak tahu menahu,” cetus Nyoman Liang. (*)

Berita Terkait

Sindikat, 2 Terdakwa Founder PT DOK Kembali akan Dilaporkan Polisi
Dana Besar? 5 Founder PT DOK Diseret ke Meja Hijau
Polemik Tanah Badak Agung, AJB Diduga Cacat Hukum
Polisi Dalami Ribut-Ribut Penembokan Tanah di Badak Agung
Kejam, Tak Pakai Uang Negara JPU Tuntut Prof Antara 6 Tahun Penjara
Penembokan Tanah Badak Agung Berpotensi Terjadi Gesekan
Warga Bali Tumpah Melihat Konser Rakyat Dihadiri Gibran
Babak Baru Polemik Tanah di Jalan Badak Agung Denpasar

Berita Terkait

Jumat, 3 Mei 2024 - 16:34 WIB

Sindikat, 2 Terdakwa Founder PT DOK Kembali akan Dilaporkan Polisi

Jumat, 15 Maret 2024 - 15:52 WIB

Dana Besar? 5 Founder PT DOK Diseret ke Meja Hijau

Selasa, 5 Maret 2024 - 19:43 WIB

Dilaporkan Polisi! Akte Diduga Palsu Hambat Hak Tanah di Badak Agung

Senin, 29 Januari 2024 - 09:32 WIB

Polemik Tanah Badak Agung, AJB Diduga Cacat Hukum

Rabu, 24 Januari 2024 - 18:32 WIB

Polisi Dalami Ribut-Ribut Penembokan Tanah di Badak Agung

Rabu, 24 Januari 2024 - 08:33 WIB

Kejam, Tak Pakai Uang Negara JPU Tuntut Prof Antara 6 Tahun Penjara

Kamis, 18 Januari 2024 - 06:57 WIB

Penembokan Tanah Badak Agung Berpotensi Terjadi Gesekan

Rabu, 10 Januari 2024 - 20:49 WIB

Warga Bali Tumpah Melihat Konser Rakyat Dihadiri Gibran

Berita Terbaru

Regional

Kabag Ren Polres Nisel Dan Kapolsek Sertijab

Senin, 20 Mei 2024 - 13:53 WIB

Regional

Firman Giawa Hadiri Perayaan HUT BKPN Ke – 30 Tahun

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:26 WIB