Jelang Pilwali Surabaya, BHS: Calon dari Gerindra Harus Ikuti Mekanisme Partai

- Tim

Kamis, 21 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya (deliknews.com) – Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono (BHS) menjelaskan bahwa seluruh calon kepala daerah yang akan maju Pilkada 2024 melalui partai ini harus mengikuti mekanisme yang ditentukan.

Nantinya, DPP Gerindra akan memutuskan calon terbaik yang akan diusung di Pilkada. Termasuk di Pilwali 2024.

Seperti diketahui, berdasarkan Keputusan KPU Pusat, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Termasuk Pilwali Surabaya 2024 akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Partai memiliki jaringan yang langsung ke masyarakat. Di Surabaya misalnya, partai juga memiliki pengurus ranting, anak cabang, maupun DPC,” kata pria yang akrab disapa BHS ini ketika dikonfirmasi di Surabaya.

Terkait dengan rencana mantan istrinya, Asrilia Kurniati yang maju sebagai bakal calon walikota Surabaya melalui lewat jalur perorangan (independen), BHS tak mengetahui. Sekalipun, Asrilia juga pernah menjadi Calon Legislatif (Caleg) Gerindra di Pemilu 2019 lalu.

Baca Juga :  BHS Optimis Raih Kursi DPR RI di Pemilu 2024

Namun menurutnya, seorang kandidat kepala daerah seharusnya memiliki modal pengetahuan mumpuni. Apalagi, untuk memimpin kota sebesar Surabaya.

Saat ini, Surabaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi telah berjalan baik. Terutama, dalam pengembangan Sumber Daya Manusia seperti perbaikan kesehatan, pengentasan kemiskinan, hingga pengurangan pengangguran.

“Tidak hanya (mengetahui) pasar saja. Saat ini, misalnya masalah stunting. Di tangan Wali Kota Eri Cahyadi, angka stunting yang tinggi sekarang dengan penanganan yang bagus, sudah hampir nol,” kata BHS yang juga Caleg terpilih Gerindra untuk DPR RI ini.

Hingga saat ini, Gerindra belum memutuskan calon yang diusung dalam Pilkada Surabaya. Semua potensi masih terbuka, termasuk untuk mengusung Eri Cahyadi.

Baca Juga :  Sowan ke Nelayan Kalanganyar, BHS Siap Menangkan Prabowo-Gibran

“Saat ini, Pemerintah Kota sudah cukup bagus. Namun, memang dari DPC Gerindra belum mengajukan nama yang akan diusung sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota Surabaya,” katanya.

Proses penjaringan calon Gerindra di Pilkada akan berjalan menyesuaikan dengan timeline dari KPU. “(Penjaringan kepala daerah Gerindra) dengan mekanisme usulan dari DPC kepada DPD Provinsi Jatim, kemudian ke DPP untuk diolah,” kata BHS.

Menurutnya, calon kepala daerah ke depan harus memiliki program yang baik untuk memberikan kemajuan kepada masyarakat. Calon dari Gerindra juga harus bisa mengimplementasikan program nasional yang nantinya dijalankan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto sebagai presiden.

“Kalau ada program baik dan sudah bermanfaat bagi masyarakat, harus dilanjutkan. Jangan sampai masyarakat menjadi dirugikan,” kata pria yang pernah mencalonkan di Pilkada Sidoarjo tahun 2020 ini.

Baca Juga :  Ojol Surabaya Ini Titip Harapan, BHS Siap Perjuangkan Rakyat Kecil

Disinggung soal kemungkinan pihaknya ikut mencalonkan di Pilkada Surabaya, dirinya memilih akan konsentrasi di DPR RI. “Saya harus pertanggungjawabkan perolehan suara yang saya dapat dari Dapil Surabaya dan Sidoarjo,” kata BHS yang menjadi caleg peraih tertinggi di dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) untuk DPR RI ini.

Sebelumnya, Founder Ikatan Perempuan Indonesia Peduli (IPIP), Asrilia Kurniati mengisyaratkan akan turun dalam pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2024. Maju sebagai Calon Wali Kota di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya, ia memilih jalur perorangan/non-partai.

Di dunia politik, Lia juga tercatat pernah menjadi politisi Partai Gerindra. Pada 2019 lalu, Lia bahkan pernah menjadi Calon Legislatif (Caleg) Gerindra untuk DPRD Provinsi dari dapil Jatim 1 (Surabaya) namun belum terpilih.

Penulis : Timdeliknews

Sumber Berita : Tribun

Berita Terkait

Bambang Haryo Terima Penghargaan Caleg Non Petahana Peraih Suara Terbanyak di Dapil Jatim 1
Muncul Isu Kandidat Kabinet Prabowo, Gerindra: Kreatif Ngarangnya
Ganjar Pilih Berada di Luar Pemerintahan
PPP Gugat ke MK Usai Kehilangan 200 Ribu Suara
PKB Hargai Ganjar-Mahfud Gugat MK, Semoga Bisa
AHY Soal Tempat Lama Hancur Lebur, NasDem: Menteri Barter Oposisi
Ketua MK: Sengketa Pemilu Bisa Lebih Banyak dari Sebelumnya
Rabu Besok, MK Akan Gelar Sidang Sengketa Pemilu 2024

Berita Terkait

Rabu, 3 April 2024 - 23:45 WIB

Bambang Haryo Terima Penghargaan Caleg Non Petahana Peraih Suara Terbanyak di Dapil Jatim 1

Selasa, 26 Maret 2024 - 18:58 WIB

Muncul Isu Kandidat Kabinet Prabowo, Gerindra: Kreatif Ngarangnya

Selasa, 26 Maret 2024 - 18:50 WIB

Ganjar Pilih Berada di Luar Pemerintahan

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:57 WIB

PPP Gugat ke MK Usai Kehilangan 200 Ribu Suara

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:53 WIB

PKB Hargai Ganjar-Mahfud Gugat MK, Semoga Bisa

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:49 WIB

AHY Soal Tempat Lama Hancur Lebur, NasDem: Menteri Barter Oposisi

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:43 WIB

Ketua MK: Sengketa Pemilu Bisa Lebih Banyak dari Sebelumnya

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:40 WIB

Rabu Besok, MK Akan Gelar Sidang Sengketa Pemilu 2024

Berita Terbaru

Regional

INI OKNUM Konflik IPK dan PKN di Pancurbatu

Minggu, 14 Apr 2024 - 21:29 WIB

Sumatera Selatan

Di Hina Ibu RT, Istri Wartawan TV Nasional Lapor Polisi

Minggu, 14 Apr 2024 - 01:04 WIB

Regional

SAT SAMAPTA POLRES NISEL PATROLI DI TEMPAT WISATA

Sabtu, 13 Apr 2024 - 11:40 WIB