Gawat, Dolar Menguat Keselamatan Nyawa Publik di Angkutan Penyeberangan Terancam, Ini Kata Gapasdap

- Tim

Minggu, 21 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arus balik di Pelabuhan Ketapang Gilimanuk/Istimewa

Arus balik di Pelabuhan Ketapang Gilimanuk/Istimewa

Surabaya – Keselamatan nyawa publik pada angkutan penyeberangan berpotensi terancam, menyusul penguatan dolar US terhadap rupiah. Kondisi ini berdampak pada biaya operasional yang melambung tinggi, apalagi kebijakan pentarifan oleh Pemerintah masih sangat lambat.

Ketua Bidang Tarif dan Usaha Gapasdap, Ir Rahmatika Ardianto, Msc kepada wartawan menyebut kenaikan kurs terhadap rupiah akhir-akhir ini nilainya 1 USD sudah mencapai Rp. 16.265 semakin membuat kondisi biaya operasional angkutan penyeberangan semakin membesar.

Menurutnya, ini akan mengakibatkan kesulitan menjalankan operasional sesuai dengan standarisasi keselamatan dan pelayanan kenyamanan sesuai dengan SPM (Standarisasi Pelayanan Minimum).

“Sebab, tarif angkutan penyeberangan ditentukan oleh pemerintah Kemenhub dan Kemenko Marvest yang saat ini semakin tertinggal,” tegasnya, Sabtu (20/4).

Ia menambahkan, hal ini akan membuat pengusaha angkutan penyeberangan semakin sulit untuk memenuhi standarisasi tersebut.

Apalagi dengan adanya ketertinggalan tarif dan semakin menguatnya nilai kurs mata uang asing yang dimana sebagian besar biaya operasional kapal penyeberangan sangat dipengaruhi oleh kurs mata uang asing baik dari sparepart, bahan bakar dan komponen biaya lainnya.

Saat ini, kondisi pentarifan angkutan penyeberangan telah mengalami kekurangan perhitungan tarif sebesar 31,8% mulai dari 3 tahun yang lalu sebesar diatas 40%. Ditambah lagi dengan kenaikan harga bbm 2 tahun yang lalu yang tidak diakomodir dengan kenaikan tarif sesuai dengan yang sebenarnya waktu itu.

Baca Juga :  Gapasdap Gelar Diskusi dan Bakal Rumuskan SOP Pengangkutan Kendaraan Listrik

Dan pemerintah melakukan kenaikan tarif untuk angkutan penyebrangan secara bertahap dengan mencicil 15% di tahun 2001 dan tahap kedua sebesar 5% di tahun 2022 sehingga tarif masih tertinggal jauh diatas 30% maka di 3 tahun terakhir ini beberapa anggota Gapasdap mengalami kebangkrutan dan diganti dengan operator baru lainnya,

“Pemerintah seyogyanya tidak menutup mata dengan kondisi yang ada di angkutan penyebrangan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gapasdap Gelar Diskusi dan Bakal Rumuskan SOP Pengangkutan Kendaraan Listrik

Pada saat perhitungan tarif yang dilakukan Kementerian Perhubungan bersama dengan YLKI dan Kemenko Marvest serta Gapasdap saat itu kurs mata uang US dollar di tahun 2019 sebesar Rp 14.523 dibanding saat ini sebesar Rp 16.265

“Maka demi untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan, Gapasdap meminta kepada pemerintah untuk segera menindaklanjuti penyesuaian tarif angkutan penyeberangan sesuai dengan biaya operasional yang sudah dihitung bersama-sama antara pemerintah, YLKI dan Kemenko Marvest,” tutup Rakhmatika.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak Kementerian Perhubungan belum dapat dikonfirmasi.

Berita Terkait

90,4% Masyarakat Puas Kelancaran Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024, Bambang Haryo Apresiasi Menhub
Menhub Budi Karya Salut DLU Punya Dedikasi Berikan Layanan Terbaik, Dorong Kolaborasi Semua Pihak
Sebelum Bangun Pelabuhan, Bambang Haryo : Konektivitas Harus Sudah Direncanakan
Bambang Haryo Harap Pemerintah Jamin Kelancaran Transportasi Penyeberangan di Pelabuhan Lembar
Bambang Haryo Sebut 70 persen Pelabuhan Internasional Belum Memenuhi Standart
Bambang Haryo Sebut Transportasi Pendukung Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Bakal Bangun Bandara Karawang Senilai Rp36 Triliun, Bambang Haryo : Gagal Paham
Hari Konsumen Nasional, PT DLU Berbagi Kebahagiaan Dengan Pelanggan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 11:06 WIB

90,4% Masyarakat Puas Kelancaran Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024, Bambang Haryo Apresiasi Menhub

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:33 WIB

Menhub Budi Karya Salut DLU Punya Dedikasi Berikan Layanan Terbaik, Dorong Kolaborasi Semua Pihak

Sabtu, 11 Mei 2024 - 11:18 WIB

Sebelum Bangun Pelabuhan, Bambang Haryo : Konektivitas Harus Sudah Direncanakan

Selasa, 7 Mei 2024 - 12:49 WIB

Bambang Haryo Harap Pemerintah Jamin Kelancaran Transportasi Penyeberangan di Pelabuhan Lembar

Senin, 6 Mei 2024 - 11:01 WIB

Bambang Haryo Sebut 70 persen Pelabuhan Internasional Belum Memenuhi Standart

Senin, 29 April 2024 - 14:54 WIB

Bambang Haryo Sebut Transportasi Pendukung Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 26 April 2024 - 12:48 WIB

Pemerintah Bakal Bangun Bandara Karawang Senilai Rp36 Triliun, Bambang Haryo : Gagal Paham

Rabu, 24 April 2024 - 09:07 WIB

Hari Konsumen Nasional, PT DLU Berbagi Kebahagiaan Dengan Pelanggan

Berita Terbaru

Regional

Kabag Ren Polres Nisel Dan Kapolsek Sertijab

Senin, 20 Mei 2024 - 13:53 WIB

Regional

Firman Giawa Hadiri Perayaan HUT BKPN Ke – 30 Tahun

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:26 WIB