Foto: Lima terdakwa founder PT DOK saat mengikuti sidang di PN Denpasar, Kamis (2/5/24). (Sumber: Deliknews/Wan)

Denpasar – Selain melakukan pengumpulan dana masyarakat dengan iming-iming kepada investor, ternyata 5 terdakwa yakni, I Putu Satya Oka Arimbawa, I Putu Eka Yudi Artho, I Nyoman Ananda Santika, I Wayan Budi Artana dan Rai Kusuma Putra adakah Founder PT Dana Oil Konsorsium (DOK) juga mengajak I Nyoman Tri Dana Yasa alias Mang Tri sebagai trader.

Hal ini terkuak dalam sebuah kesaksian pada sidang lanjutan Investasi bodong PT DOK yang kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (2/5/24).

Saksi Wayan Sujana menyampaikan, dalam proses investasi di PT DOK dirinya selalu diyakinkan Founder PT DOK yakni Ananda Santika yang menyebut investasi ini tidak memiliki risiko.

“Awalnya saya ikut NFC dikenalkan
oleh Ananda Santika. Setelah ada masalah, kemudian dikenalkan lagi dengan nama PT DOK. Diajak dan diyakinkan investasi di sini (PT DOK, red), betul-betul aman sehingga saya berani ikut,” terang Sujana di hadapan majelis hakim.

Saksi Sujana ini juga menyebut dirinya diiming-imingi jika berinvestasi di PT DOK kerugian dalam investasi di NFC bisa kembali, bahkan bisa untung. Terdakwa juga meyakinkan bahwa PT DOK telah mengantongi izin yang legal sehingga tidak akan menimbulkan masalah.

Keadaan senada disampaikan Made Suarcipna memberi kesaksian menyebut, dirinya diiming-imingi Founder PT DOK yakni Rai Kusuma karena telah kenal diajak ikut dalam bisnis investasi trading lain tapi namanya Max Profit.

“Awalnya bergabung di Max Profit dengan Rai Kusuma kemudian perusahaan itu tidak jalan, kemudian pada Maret gabung dengan PT DOK dan setor uang Rp30 juta dengan jaminan uang aman,” pungkas Suarcipta.

Menariknya dalam fakta persidangan kali ini Mang Tri yang juga terdakwa dalam berkas perkara terpisah menyuguhkan bukti rekaman video yang juga di-share ke sejumlah wartawan. Di mana dalam rekaman video itu dikatakan yang mengajak pihaknya membuat PT DOK dan menjadi trader adalah founder.

“Mohon ijin majelis hakim sekiranya dalam persidangan ini video di mana founder merayu saya menjadi trader dan mengajak membuat PT DOK agar bisa diputar,” tandas Mang Tri di persidangan.