Kapolresta Malang di Propamkan ke Mabes Polri, Buntut Penanganan Perkara Gideon Yang Tidak Profesional

- Tim

Sabtu, 11 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Dinilai tidak profesional dalam penanganan perkara yang seharusnya perdata namun diarahkan ke ranah pidana. Gideon Suryatika melalui kuasa hukumnya Eduard Rudy, melaporkan Kapolresta Malang, Kombes Pol Budi Hermanto ke Karo Paminal Mabes Polri.

 

Laporan tersebut buntut dari ditetapkannya Gideon selaku kepala Koperasi simpan pinjam (KSP) Kusuma Artha Lestari sebagai tersangka dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan pelapor Finalia Sunarjo berdasarkan Laporan Polisi No. nomor : LP/B/422/VII/2023/SPKT/POLRESTA MALANG KOTA/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 16 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Eduard Rudy selaku kuasa hukum Gideon mengungkapkan, KSP Kusuma Artha Lestari yang mengalami keterlambatan pembayaran atas simpanan berjangka karena adanya musibah pandemi COVID-19, kliennya telah menyampaikan hal tersebut kepada seluruh investor.

“Karena adanya musibah pandemi COVID-19, keuangan koperasi terganggu sehingga kesulitan Likuiditas. Saat itu beberapa Anggota meminta dananya dicairkan sehingga oleh pihak koperasi diminta bersabar dan meminta waktu agar dapat mengembalikan,” ungkap Eduard Rudy.

 

Setelah diberikan pemahaman tersebut, lanjut Eduard para anggota koperasi memaklumi sehingga memberikan jangka waktu agar dapat melakukan recovery dan dapat melakukan pembayaran.

“Namun pelapor Finalia Sunarjo yang menanamkan modalnya sebesar Rp 18 miliar, tetap meminta didahulukan, tentunya itu tidak bisa dilakukan, karena ada beberapa Debitur yang belum membayar hutangnya karena masalah pandemi COVID-19 dan sudah dilaporkan ke Polda Jatim dan Polda Jabar,” lanjutnya.

 

Pelapor yang sebelumnya telah menerima dan dengan keuntungan yang telah disepakati, melaporkan kliennya ke Polresta Malang, dengan tuduhan penipuan dan penggelapan, dan langsung menetapkan Gideon sebagai tersangka tanpa melakukan audit keuangan terlebih dahulu.

“Pada 1 Maret 2024, klien kami dipanggil untuk dimintai keterangan, dan saat itu juga langsung ditetapkan sebagai tersangka tanpa melakukan audit keuangan terlebih dahulu. Namun, keterangan klien kami diabaikan, bahkan saat meminta saksi A de carge juga tidak diabaikan,” paparnya.

 

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik tidak bisa melengkapi BAP kliennya, Eduard menyebutkan kliennya bebas demi hukum. Sehingga pihaknya melakukan gugatan perdata terhadap pelapor dan Polresta Malang sebagai Turut tergugat.

“Karena turut sebagai tergugat, saat ini klien kami justru dikenakan TPPU. Ini aneh TPPU itu dapat dijeratkan atas tindak pidana perkara pokoknya terlebih dahulu, tapi disini laporannya tidak terbukti justru dipermainkan dengan TPPU,” bebernya.

 

Eduard Rudy menilai pihak Polresta Malang tidak profesional dalam melakukan penyelidikan terhadap perkara Finalia dengan Gideon tersebut, namun lebih kepada dendam pribadi. Dirinya meminta Kapolri agar menindak tegas oknum Polri yang dapat merusak institusinya.

“Tindakan ini semacam dendam pribadi. Dan maaf kalau melihat dengan dipaksakan nya kasus ini, oknum ini semacam menjadi “Debt collector” dari terlapor. Saya mohon Kapolri agar dapat turun ke daerah dan menindak oknum seperti,” harapnya.

 

Dirinya bersama Tim kuasa hukum lainnya, telah melaporkan Kapolresta Malang ke Karo Paminal Mabes Polri, dan saat ini kliennya sudah dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Klien kami saat ini sudah diminta datang ke Mabes Polri, dan mungkin pekan depan Mabes Polri akan turun ke Malang untuk menindaklanjuti laporan kami,” pungkas Eduard Rudy.

 

Sementara kuasa hukum Gideon lainnya yakni Ood Kisworo mengatakan menemukan kejanggalan, sebab sejak dia mendampingi Gideon dalam kasus tersebut, dirinya sama sekali tidak menemukan fakta terkait penyalahgunaan uang Finallia oleh kliennya.

 

Menurut Oot, antara Finallia dengan Koperasi sudah sepakat menanamkan uangnya kepada koperasi dan Finalia setiap bulan sudah menerima bunga dari rekening Gideon yang telah disepakati Koperasi. Bahkan ada dua Bilyet yang sudah jatuh tempo tidak diminta, tetapi malah oleh Finallia digabungkan menjadi satu Bilyet untuk diperpanjang.

 

Finallia jelas menerima uang bunga. Darimana koperasi bisa membayar bunga, tentunya uang yang ada di koperasi juga dipinjamkan kepada debitur-debitur yang lain.

“Jadi uangnya bukan dipakai Gideon pribadi tapi juga dipinjamkan supaya Gideon dapat bunga. Bunga yang didapat juga untuk membayar Finallia. Jadi sisi hukumnya seperti itu,” sebutnya. (firman)

Berita Terkait

Bayar Rp.700 Juta, Terdakwa Wang Suwandi Sudah Berdamai Dengan Harijana
Kabag Ren Polres Nisel Dan Kapolsek Sertijab
Firman Giawa Hadiri Perayaan HUT BKPN Ke – 30 Tahun
Rumah Sakit Pratama Wewiku Siap PHO: Tahapan Finishing dan Pembersihan Lokasi
FKPPI Kota Semarang Menggelar Live Music Setiap Malam Minggu di Pujasera Hayam
Proyek Rumah sakit Pratama Wewiku Tahapan Finishing
Yayasan Luruhmutin Malaka: Siap Menerima Pendaftaran Warga Belajar Paket, A, B dan C
Wakapolres Nisel Pimpinan Bakti Sosial Timbun Jalan Berlobang

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 23:13 WIB

Bayar Rp.700 Juta, Terdakwa Wang Suwandi Sudah Berdamai Dengan Harijana

Senin, 20 Mei 2024 - 13:53 WIB

Kabag Ren Polres Nisel Dan Kapolsek Sertijab

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:26 WIB

Firman Giawa Hadiri Perayaan HUT BKPN Ke – 30 Tahun

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:26 WIB

Rumah Sakit Pratama Wewiku Siap PHO: Tahapan Finishing dan Pembersihan Lokasi

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:27 WIB

Proyek Rumah sakit Pratama Wewiku Tahapan Finishing

Sabtu, 18 Mei 2024 - 09:11 WIB

Yayasan Luruhmutin Malaka: Siap Menerima Pendaftaran Warga Belajar Paket, A, B dan C

Sabtu, 18 Mei 2024 - 08:23 WIB

Wakapolres Nisel Pimpinan Bakti Sosial Timbun Jalan Berlobang

Jumat, 17 Mei 2024 - 14:36 WIB

Aprilia Wariskan Hartanya Pada King, Sahabat Yang 40 Tahun Telah Membuatnya Nyaman

Berita Terbaru

Regional

Kabag Ren Polres Nisel Dan Kapolsek Sertijab

Senin, 20 Mei 2024 - 13:53 WIB

Regional

Firman Giawa Hadiri Perayaan HUT BKPN Ke – 30 Tahun

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:26 WIB