Proyek Food Estate dan Sentra Produksi Pangan Padang Pariaman Diduga Kurang Volume dan Tidak Sesuai Spesifikasi Kontrak

- Tim

Rabu, 15 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan informasi Pekerjaan Jalan DAK Penugasan (Tematik Pengembangan Food Estate dan Sentra Produksi Pangan) Kabupaten Padang Pariaman.

Papan informasi Pekerjaan Jalan DAK Penugasan (Tematik Pengembangan Food Estate dan Sentra Produksi Pangan) Kabupaten Padang Pariaman.

Padang Pariaman, – Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Padang Pariaman untuk tahun anggaran 2022 mengungkap sejumlah persoalan pada Pekerjaan Jalan DAK Penugasan (Tematik Pengembangan Food Estate dan Sentra Produksi Pangan). Temuan BPK mencatat kurang volume sebesar Rp221.625.510,45 dan ketidaksesuaian dengan spesifikasi kontrak senilai Rp150.019.375,11.

Menurut BPK, hal ini disebabkan Kepala Dinas PUPR Padang Pariaman selaku PA kurang melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan pekerjaan di lingkungan kerjanya. Kemudian PPK dan PPTK tidak cermat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masingmasing, serta Kontraktor Pelaksana tidak melaksanakan pekerjaan sesuai yang diperjanjikan.

Baca Juga :  Empat Paket Proyek Pemkab Padang Pariaman Rp25 Miliar Diduga Kurang Volume dan Tak Sesuai Spesifikasi Kontrak

Temuan BPK tersebut merupakan hasil pemeriksaan secara uji petik. Artinya, tidak menutup kemungkinan temuan akan lebih besar bila seluruh pekerjaan Dinas PUPR itu diperiksa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BPK merinci, hasil pemeriksaan dokumen dan fisik di lapangan pada tanggal 9 November, 1 Desember, dan 2 Desember 2022, serta hasil uji laboratorium diketahui terdapat kekurangan volume sebesar Rp221.625.510,45.

Baca Juga :  Empat Paket Proyek Pemkab Padang Pariaman Rp25 Miliar Diduga Kurang Volume dan Tak Sesuai Spesifikasi Kontrak

Selain itu, pada ruas Jalan Pilubang – Tabek, dilakukan pengambilan sampel beton pada bahu jalan untuk dilakukan pengujian kuat tekan di laboratorium. Hasil pengujian menunjukkan terdapat sampel benda uji yang tidak memenuhi spesifikasi sesuai kontrak, sehingga terjadi kelebihan bayar sebesar Rp150.019.375,11

Kondisi tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Marga Nomor 16.1/SE/Db/2020 tentang Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan, dan Syarat-Syarat Umum Kontrak pada masing-masing paket pekerjaan pada huruf (F) tentang Pembayaran Kepada Penyedia.

Baca Juga :  Empat Paket Proyek Pemkab Padang Pariaman Rp25 Miliar Diduga Kurang Volume dan Tak Sesuai Spesifikasi Kontrak

Sementara, Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur dan Sekda Pasang Pariaman, Rudy Repenaldi dikonfirmasi terkait proyek yang kurang volume dan tidak sesuai spesifikasi, namun dibayarkan dan tidak dibongkar, keduanya belum merespons. Tanggapan pihak – pihak terkait termasuk Bupati dan Sekda Pasang Pariaman akan diterbitkan pada berita selanjutnya.

Berita Terkait

Empat Paket Proyek Pemkab Padang Pariaman Rp25 Miliar Diduga Kurang Volume dan Tak Sesuai Spesifikasi Kontrak
Dua Anggota DPRD Kota Padang Resmi di PAW
Terkait Kasus Hutan: Aspidsus Kejati Sumbar Perluas Pemeriksaan, Termasuk Keluarga Bupati Solok Selatan
Bupati Tanah Datar Bungkam Dikonfirmasi Dugaan Mark Up Harga Pengadaan Seragam Siswa
P2NAPAS Laporkan Dugaan Penggelapan Kredit KUR BRI Pasaman ke OJK
DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Tutup Masa Sidang I dan Buka Masa Sidang II Tahun 2024
DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ APBD Tahun 2023
Kapolres Pasaman AKBP Yudho Huntoro Siap Tindak Tambang Emas Ilegal

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:52 WIB

Empat Paket Proyek Pemkab Padang Pariaman Rp25 Miliar Diduga Kurang Volume dan Tak Sesuai Spesifikasi Kontrak

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:39 WIB

Proyek Food Estate dan Sentra Produksi Pangan Padang Pariaman Diduga Kurang Volume dan Tidak Sesuai Spesifikasi Kontrak

Senin, 13 Mei 2024 - 22:08 WIB

Dua Anggota DPRD Kota Padang Resmi di PAW

Sabtu, 11 Mei 2024 - 01:15 WIB

Terkait Kasus Hutan: Aspidsus Kejati Sumbar Perluas Pemeriksaan, Termasuk Keluarga Bupati Solok Selatan

Kamis, 9 Mei 2024 - 19:19 WIB

Bupati Tanah Datar Bungkam Dikonfirmasi Dugaan Mark Up Harga Pengadaan Seragam Siswa

Kamis, 2 Mei 2024 - 10:41 WIB

P2NAPAS Laporkan Dugaan Penggelapan Kredit KUR BRI Pasaman ke OJK

Selasa, 30 April 2024 - 23:17 WIB

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Tutup Masa Sidang I dan Buka Masa Sidang II Tahun 2024

Selasa, 30 April 2024 - 22:29 WIB

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ APBD Tahun 2023

Berita Terbaru

Regional

Kabag Ren Polres Nisel Dan Kapolsek Sertijab

Senin, 20 Mei 2024 - 13:53 WIB

Regional

Firman Giawa Hadiri Perayaan HUT BKPN Ke – 30 Tahun

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:26 WIB