Malaka, NTT, deliknews – Bupati Malaka, periode 2021-2025 digukuhkan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat; tertanggal 26 April 2021 di Kupang. Maka dari itu, Bupati Malaka menjalankan masa bhakti kepemimpinannya baru 3 tahun 2 Bulan.

Warga Desa Rabasa Biris (Rabis) Yohanes Seran, mengutarakan masa bhakti kepemimpinan Bupati Malaka, dihitung dalam penggunaan angaran bukan 3 tahun lebih. Kalau dihitung dari tanggal pelantikan, memang 3 tahun lebih. Papar Yohanis Seran, Jumat (24/5/2024) dirumahnya

“Kepemimpinan Bupati Malaka sekaran ini, kalau dihitung dari penggunaan anggaran belum mencapai 3 tahun. Karena pelantikan Bupati Malaka saat itu, bukan ditahun anggaran murni.

Akan tetapi, penggelolaan anggaran saat itu, masih dalam anggaran Bupati sebelumnya. Sehingga kalau dihitung,dari pengelolaan anggaran murni Bupati Malaka sekarang, itu sebenarnya terhitung dari perubahan anggaran,” tandasnya.

Lanjut Anis Seran, Program 5 tahun kerja yang dicanangkan oleh Bupati Malaka hanya berjalan 3 tahun lebih, karena terbentur dengan aturan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak pada 27 November 2024, yang mempersingkat massa kepemimpinannya.

Selain aturan yang mempersingkat masa jabatan Bupati, juga ada 2 persoalan. Diantaranya Covid-19 dan badai seroja. Kedua persolan tersebut, bukan saja menelan waktu, tetapi termasuk anggarannya ikut terkuras hingga terjadi refakusing anggaran.

Walaupun aturan pemilihan kepala Daerah (Pilkada) serentak dan Covid-19 dengan badai seroja membatasi masa jabatannya, tetapi program – program yang dicanangkan oleh Bupati Malaka dapat terealisasi. Tandas Anis Seran.

Warga Desa Rabasa Biris, Yohanis Seran, ungkap Integritas masa kepemimpinan Bupati Malaka sekarang.

Pasalnya; ” Realisasikan program Bupati Malaka yaitu; pengadaan Traffic light, Lampu Jalan, Pembangunan Puspem Kabupaten Malaka, pembangunan gedung merah putih perpustakaan dipusat kota, pembanguna rumah sakit dan beberapa puskemas, Infrastruktur Jalan, termasuk penyelesaian gedung DPRD Malaka, rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Malaka.

Bupati sekarang, memberikan Bea Siswa bagi mahasiswa yang menjalan tugas akhir melalui Kartu Malaka Cerdas (KMC), kemudian insentif kepada, liurai, loro, raja dan para fukun. Kemudian, program 100 hari kerja dilakukan pengauditan terhadap penyimpangan anggara negara,” ungkap Anis Seran.

Dengan demikian, di harapkan kepada seluruh maayarakat Malaka seutuh-Nya, agar mendukung program -program Bupati Malaka, untuk berkelanjutannya. Harapan Anis.(Dami Atok)