Malaka, NTT, deliknews – Dr. Simon Nahak, SH. MH menjabat kepemimpianan Bupati Malaka, Nusa Tenggara Timur, sejak 2021lalu, mensukseskan program SAKTI.
Dalam program SAKTI itu, menganut pada Swasembada pangan, Adat istiadat, Kualitas SDM, Toleransi, dan Infrastruktur. Dan nama program ini, terinspirasi dari konsep Presiden Sukarno, ‘Trisakti’
Icon – icon program SAKTI yang dikuatkan dengan gelora Bung Karno, ‘Trisakti’ sehingga wajah Kabupaten sangat berubah dengan pembangunan Infrastruktur terutama pembangunan Kantor – kantor sebagai rumah lembaga kepemerintahan Kabupaten Malaka.
Pembangunan kantor yang siap dinikmati dan digunakan adalah, Kontor Pusat Pemerinthan (Puspem ) Malaka, karena sudah selesai dan siap diresmikan oleh Pemkab Malaka, melain Bapati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH.
Pekerjaan pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Malaka, dipastikan 2 minggu lagi sudah habis dikerjakan. Sebab. Sekarang sudah masuk tahapan pekerjaan minor dan jalan masuk. Juga pembersihan lokasi untuk persiapan pengresmian. Ungkap Doni, Kepala proyek (Kapro) di Lokasi proyek, Rabu(6/11/2024)
” Kami memastiikan 2 minggu lagi semua pekerjaan proyek Puspem ini sudah habis dan bisa dapat diresmikan oleh Pemkab Malaka. Saya selaku pribadi mengucapkan terimaksih banyak kepada Bapa Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, karena terus hadir mengontrol dan memberikan dorongan untuk motifasi kami agar pekerjaan cepat selesai dan sesalalu menngontrol mutu kerjanya kami,” beber Doni.
Lanjut Doni, pengatapan Kantor puspem mengunakan Bitumen, dan bahan lainnya pun dijamin 100 %
mutu pembangunan untuk menjaga kepercayaan dari pihak pemerintah terhadap kami sebagai tenaga pekerja. Tandasnya.
Pada kesempatan lain, salah satu warga juga sebut, pembangunan yang dibangun oleh Bupati, Simon, bukan saja Kantor Puspem Malaka, tetapi juga Kantor DPRD, Perpustakaan Daerah gedung merah putih, Rumah Jabatan Bupati, Wakil Bupati, Lampu Jalan, Trafficklight (Lampu merah), papan penunjuk jalan dan lampu jalan sepanjang jalan menuju pusat kota Malaka.
Selain itu, Insentif kepada pemangku Adat; Seperti Liurai, Loro, Raja dan Tokoh Adat (Fukun). Kemudian, Kartu Malaka Sehat (KMS), Kartu Malaka Cerdas (KMC) berprestasi mulai dari Anak Usia Dini (PAUD) hingga mahasiswa, bagi yang menyelesaikan tugas akhir.
Kemudian, memotifasi masyarakat petani melalui penyediaan pembelian hasil.gabah petani kering senilai Rp. 5.500/kg. Dan sekarang telah meningkat menjadi Rp. 6.000/kg. Untuk penyediaan pengambilan hasil gabah petani tersebut, wujud dari pemerintah medorong masyarakat agar tidak mengalimi kesulitan dalam penjualan hasil para petani.
Selain mendorong masyarakat dalam pemasaran, juga menekan angka pembilian dari tengkulak yang dibeli dengan harga senilai Rp. 3.500/kg.
Oleh karena program SAKTI itu berhasil, maka membawa Kabupaten Malaka meraih penghargaan Indonesia Awards 2023 kategori Special Recognition of Outstanding Initiative di Jakarta Concert Hall, Jakarta, Kamis, 31 Agustus 2023. Simon juga menggagas gerakan 3K (Kebun, Kandang dan Kolam).Gerakan ini berhasil menobatkan Simon dengan penghargaan Pos Kupang Award 2023, yang diserahkan langsung oleh Pemred Pos Kupang, Dion DB Putra di Ruang Palacio 3 Hotel Aston Kupang, Senin, 11 Desember 2023. Hasil kinerja Bupati Simon selama 3,5 tahun sangat nampak kepada masyarakat Malaka, ketimbang menjabat Bupati selama 5 tahun penuh. (Dami Atok)
