SIDOARJO — Duka menyelimuti warga Perum Jaya Regency RW 16, Desa Pepe, Kecamatan Sedati. Dua anak, Dinda Aisyah (15) dan Clarisa (6), meninggal dunia akibat serangan Demam Berdarah Dengue (DBD). Wabah ini menyebar cepat, sementara penanganan dari pihak berwenang dinilai lambat.

Menanggapi situasi ini, Anggota Komisi VII DPR RI, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS), turun langsung memimpin aksi fogging gratis bersama tim relawan BHS Peduli, Selasa (17/6/2025). Sebanyak 586 kepala keluarga di kawasan terdampak menjadi sasaran penyemprotan.

“Saya mendapat laporan dari tim bahwa sudah ada dua korban jiwa, dan belum ada tindakan dari pihak puskesmas meski warga sudah melapor sejak 10 hari lalu,” ujar BHS dengan nada prihatin.

Bambang Haryo saat menyambangi runah duka/Foto : Istimewa

Selain melakukan fogging, BHS juga membagikan selebaran edukasi tentang pencegahan DBD dan mengunjungi rumah keluarga korban. Ia memberikan talih asih kepada keluarga dan bantuan dana untuk kegiatan ibu-ibu RW 16. Tak hanya itu, ia juga menyempatkan diri menjenguk warga yang telah sembuh dari DBD.

“Kita tidak bisa menunggu. Ini soal nyawa. Fogging ini kami lakukan demi keselamatan warga,” tegasnya.

Kepala Desa Pepe, M. Yasir, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian BHS. “Terima kasih atas perhatian Pak Bambang Haryo. Semoga tidak ada lagi korban setelah fogging ini,” ucapnya.

Wabah DBD yang merenggut dua nyawa anak-anak ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah agar lebih tanggap. BHS menegaskan, keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama.