Jakarta – Fraksi Partai Gerindra DPR RI menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran lembaga penyiaran publik sebagai penjaga marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan pemersatu bangsa. Pernyataan ini disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama LPP RRI, TVRI, dan LKBN ANTARA di Gedung DPR RI, Kamis (10/7/2025).
Dalam forum tersebut, Bambang Haryo memberikan apresiasi kepada TVRI atas capaian serapan anggaran yang telah mencapai 46 persen, dinilai sebagai indikator kinerja yang cukup baik di tengah tantangan pelaksanaan anggaran tahun berjalan. Namun demikian, ia juga menyoroti rendahnya serapan anggaran LPP RRI yang baru mencapai 38 persen, serta meminta agar hal ini menjadi perhatian serius dan segera dilakukan evaluasi menyeluruh.
“Media penyiaran publik milik negara memiliki peran strategis sebagai pemersatu bangsa sekaligus sarana pendidikan bagi masyarakat. Ini sangat penting, mengingat 62,1 persen masyarakat Indonesia berpendidikan SMP ke bawah. Maka, kualitas informasi dan tayangan yang edukatif harus terus diperkuat,” tegas Bambang.
Lebih lanjut, Fraksi Gerindra menyatakan dukungan terhadap usulan penambahan anggaran untuk TVRI, dengan pertimbangan bahwa lembaga ini menjadi wajah resmi negara di bidang penyiaran publik, baik di dalam maupun luar negeri. Namun, dukungan serupa kepada RRI dan LKBN ANTARA diberikan dengan catatan agar keduanya memperkuat sistem manajemen dan meningkatkan kinerja, terutama di tingkat daerah, guna memastikan pemanfaatan anggaran yang lebih efisien dan berdampak nyata.
Bambang menegaskan bahwa tolok ukur keberhasilan lembaga penyiaran publik tidak hanya dilihat dari besar kecilnya anggaran yang dikelola, melainkan dari kemampuan menyajikan program-program yang mencerdaskan masyarakat, mempererat persatuan nasional, dan mengangkat nama Indonesia di mata dunia internasional.
“Lembaga penyiaran publik harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan tayangan yang edukatif, informatif, serta mampu membangun kesadaran kebangsaan,” pungkasnya.
