Surabaya — Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menegaskan peran strategis Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA sebagai tolok ukur media nasional dalam menyampaikan informasi yang faktual, berimbang, dan dapat dipercaya publik. Penilaian tersebut disampaikan Bambang Haryo saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-88 LKBN ANTARA di Kantor Biro Jawa Timur, Surabaya, Selasa, (16/12).
Menurut pemilik sapaan akrab BHS, di tengah derasnya arus informasi dan maraknya pemberitaan yang tidak terverifikasi, kehadiran ANTARA menjadi semakin penting. Ia menilai tidak sedikit informasi yang beredar di masyarakat justru kurang tepat dan berpotensi menyesatkan.
“Banyak informasi yang beredar kurang tepat dan berpotensi menyesatkan. Di sinilah peran ANTARA penting, agar masyarakat mendapatkan berita yang apa adanya,” kata Bambang.
Sebagai kantor berita nasional milik negara, ANTARA, menurut Bambang, memiliki tanggung jawab besar untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan. Pemberitaan yang objektif dinilai sangat dibutuhkan agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai berbagai kebijakan dan kerja pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ia menekankan bahwa ANTARA tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penjaga akurasi dan keseimbangan berita di tengah dinamika media digital yang sering kali mengedepankan kecepatan dibanding ketepatan.
Bambang Haryo mencontohkan penanganan pemulihan pascabencana di wilayah Aceh dan Sumatera yang menurutnya perlu lebih banyak diekspos. Ia menyebut, dalam berbagai kejadian bencana, pemerintah telah melibatkan banyak unsur, mulai dari TNI, Polri, Brimob, hingga PLN, yang bekerja langsung di lapangan.
“Upaya-upaya nyata seperti itu perlu diberitakan secara luas agar masyarakat tahu apa yang benar-benar terjadi dan bagaimana negara hadir,” ujarnya.
Selain isu kebencanaan, Bambang Haryo juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah. Program ini, kata dia, telah menjangkau sekitar 50 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia dan memiliki dampak signifikan, terutama bagi anak-anak usia sekolah.
Ia berharap media, khususnya ANTARA, dapat mengangkat dampak positif program tersebut secara lebih luas agar publik memahami manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
“Respons guru dan orang tua positif. Anak-anak lebih energik dan produktif. Ini penting diketahui publik,” kata Bambang.
Pada momentum peringatan HUT ke-88 ini, Bambang Haryo juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi ANTARA dalam menjaga independensi dan kredibilitasnya. Ia berharap ANTARA terus menjadi media rujukan nasional melalui pemberitaan yang informatif, berbasis fakta, serta mampu menarik minat publik di tengah persaingan media yang semakin ketat.
