SURABAYA — Upaya memperkuat kualitas pendidikan dasar terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyerahkan bantuan sarana pembelajaran kepada SDN Airlangga I Surabaya, Jawa Timur, Senin.
Bantuan berupa tenda panggung, tenda lapangan, dan perangkat pengeras suara itu memiliki nilai kurang lebih Rp99 juta. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan akademik maupun non-akademik, termasuk kegiatan luar ruang dan pentas seni.
Dalam kesempatan itu, Bambang menegaskan pentingnya dukungan sarana sebagai penunjang semangat belajar siswa. “Melalui dukungan sarana ini, kami berharap dapat menambah semangat siswa untuk terus berprestasi,” ujarnya, Senin (23/2).
Selain bantuan dari BRI, Bambang juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp5 juta. Ia menilai dukungan terhadap sekolah berprestasi harus terus ditingkatkan agar mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
SDN Airlangga I Surabaya sendiri dinilai memiliki capaian membanggakan hingga tingkat nasional. Sekolah tersebut juga dikenal aktif menyelenggarakan pendidikan inklusi dengan menerima sekitar 61 siswa disabilitas.
Menurut Bambang, keberhasilan sekolah dalam mengelola pendidikan inklusi menunjukkan komitmen terhadap pemerataan akses pendidikan. Ia menyebut capaian siswa inklusi yang berprestasi menjadi bukti bahwa kesempatan yang setara dapat melahirkan hasil optimal.
Manajer Operasional BRI Cabang Kaliasin, Wahyuni Nur Hidayati, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan.
“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Surabaya,” ujarnya.
Kepala sekolah, Sunardi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Ia berharap bantuan tersebut mampu memperkuat pembinaan karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa.
Dengan kolaborasi antara legislatif dan sektor perbankan, peningkatan fasilitas pendidikan dasar diharapkan semakin merata dan berkelanjutan.
