Timor Tengah Utara, NTT – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mendatangi Polres TTU untuk mengawal penanganan kasus pengeroyokan terhadap Edmundus Lopo, Selasa 21/04/2026
Rombongan PGRI TTU dipimpin langsung Ketua PGRI TTU, Dominikus Nitsae, S.Pd dan Kepala SMPN Oenenu diterima Waka Polres TTU, Kompol Sudirman, didampingi Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam Polres TTU.
Dominikus Nitsae, S.Pd menegaskan bahwa PGRI TTU tidak akan tinggal diam dan berkomitmen mengawal kasus tersebut hingga tuntas.
“Kedatangan kami selain memberikan dukungan moril kepada Polres TTU, juga untuk mengetahui perkembangan proses hukum yang telah dilaporkan korban. Harapan kami, korban yang sudah terluka harus ada yang bertanggung jawab,” ujar Dominikus Nitsae, S.Pd
Ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polres TTU, IPTU Rizaldi Haris, menjelaskan bahwa laporan polisi telah diterima sejak 18 April 2026 dan proses penanganan perkara masih dalam tahap penyelidikan.
“Korban sudah melakukan visum, dan undangan kepada para saksi untuk memberikan keterangan juga sudah kami kirim. Kami sangat bergantung pada keterangan saksi untuk menentukan apakah perkara tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ujar IPTU Rizaldi Haris.
Kami akan selalu mengirimkan SP2HP. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, pelapor atau pihak terkait bisa langsung bertemu penyidik, lanjutnya.
Pemeriksaan terhadap korban belum dilakukan secara mendalam karena kondisi korban yang masih dalam tahap pemulihan.
“Pasca dilaporkan, korban masih dalam keadaan luka sehingga keterangannya belum bisa diambil secara detail karena belum sepenuhnya pulih,” pungkasnya. (Maryo Usboko).
