Mekah – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang dinilai berjalan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, pelayanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan, mulai dari proses pemberangkatan, transportasi, hingga fasilitas penginapan di Arab Saudi.

Kapoksi Gerindra Komisi VII DPR-RI ini mengatakan, ketepatan waktu pemberangkatan menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini. Ia menilai koordinasi antara pemerintah Indonesia dengan otoritas Arab Saudi berjalan cukup baik sehingga proses keberangkatan maupun pergerakan jemaah dapat berlangsung lancar.

“Pemberangkatan haji tahun ini berjalan tepat waktu. Dari sisi transportasi juga sangat baik, sehingga jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih nyaman dan tertib,” ujar  BHS  di Mekah, Minggu.

Selain transportasi, ia juga menyoroti kualitas penginapan jemaah di Madinah yang dinilai meningkat. Menurutnya, banyak jemaah Indonesia mendapatkan fasilitas hotel berbintang lima yang memberikan kenyamanan selama menjalani ibadah dan aktivitas di Tanah Suci.

“Kami melihat penginapan di Madinah cukup baik. Banyak jemaah yang menginap di hotel bintang lima dengan fasilitas yang memadai. Ini tentu menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan dan kekhusyukan ibadah jemaah,” katanya.

BHS menilai peningkatan pelayanan tersebut berdampak langsung terhadap kepuasan jemaah haji Indonesia. Berdasarkan hasil pemantauan Timwas Haji DPR RI di lapangan, mayoritas jemaah merasa puas terhadap pelayanan yang diterima selama berada di Arab Saudi.

“Secara umum, seluruh jemaah haji mengalami kepuasan dalam pelayanan ibadah haji kali ini. Ini patut diapresiasi dan harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada penyelenggaraan haji berikutnya,” ungkapnya.

Meski demikian, BHS tetap meminta pemerintah dan seluruh pihak terkait untuk terus melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pelayanan haji. Menurutnya, evaluasi diperlukan agar kualitas pelayanan kepada jemaah Indonesia dapat semakin optimal di masa mendatang.

Ia berharap penyelenggaraan haji Indonesia ke depan tidak hanya mempertahankan kualitas layanan yang sudah baik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi pelayanan yang lebih modern, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan jemaah, khususnya lanjut usia dan kelompok rentan.