Makkah — Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Bambang Haryo Soekartono, menemukan mayoritas jemaah haji Indonesia di sektor 1 Makkah merasa puas terhadap pelayanan transportasi dan konsumsi selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Temuan tersebut diperoleh usai Bambang melakukan inspeksi dan dialog langsung dengan sekitar 30 jemaah asal Surabaya yang menempati Hotel 103 dan 111 di Makkah, Jumat (22/5).

“Alhamdulillah, hampir sebagian besar mereka menyatakan puas dengan pelayanan haji yang ada di sini,” kata Bambang.

Menurut dia, salah satu layanan yang mendapat apresiasi dari jemaah ialah operasional bus shalawat yang tersedia selama 24 jam. Keberadaan armada tersebut dinilai sangat membantu mobilitas jemaah menuju Masjidil Haram, terutama bagi jemaah lanjut usia.

“Bus tersedia terus dan mudah dijangkau dari hotel. Ini sangat membantu jemaah, terutama lansia, supaya tidak terlalu lelah,” ujarnya.

Selain transportasi, Bambang menyebut layanan konsumsi juga mendapat penilaian positif dari jemaah. Makanan dinilai tersedia dalam jumlah cukup dengan variasi lauk yang beragam, mulai dari ayam, telur, ikan, sayur hingga buah-buahan yang dibagikan secara rutin.

Meski demikian, Timwas Haji DPR RI masih menemukan sejumlah catatan evaluasi terkait cita rasa makanan yang dianggap belum sepenuhnya sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.

“Makanan berlimpah, baik nasi maupun lauk seperti ayam, telur, ikan, termasuk sayur dan buah. Hanya mereka mengeluhkan masalah rasa,” tutur politisi Partai Gerindra tersebut.

Dalam pengawasan itu, Bambang juga menemukan persoalan distribusi gelang identitas yang belum diterima sebagian jemaah. Menurutnya, persoalan tersebut perlu segera dibenahi karena gelang identitas menjadi bagian penting dalam perlindungan dan pendataan jemaah, khususnya menjelang fase Armuzna.

Ia memastikan seluruh hasil pengawasan akan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait agar pelayanan haji tahun ini terus mengalami perbaikan, terutama demi kenyamanan dan keselamatan jemaah Indonesia selama berada di Tanah Suci.