JAKARTA – Langkah Indonesia di sektor ganda putra ajang French Open 2026 harus terhenti di babak semifinal. Dua wakil Merah Putih kompak takluk dari wakil Malaysia di Arena Grand Paris, Sabtu malam WIB.
Peluang emas tercipta untuk menciptakan All Indonesian Final di turnamen bergengsi ini. Namun, hasil akhir berkata lain setelah ganda Malaysia tampil solid memupus harapan tersebut.
Ganda putra muda Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin menjadi wakil pertama yang turun ke lapangan. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia, Man Wei Chong dan Tee Kai Wun, lewat dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-15.
Nasib serupa dialami oleh pasangan senior Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin. Mereka bertarung sengit pada gim pertama melawan Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin sebelum kalah tipis 20-22.
Permainan antiklimaks tersaji pada gim kedua ketika Leo dan Daniel tertinggal jauh. Mereka tumbang dengan skor telak 9-21 usai kehilangan 11 poin beruntun dari sang lawan.
Kekalahan ganda putra andalan ini membuat Malaysia sukses mengunci tiket All Malaysian Final. Kegagalan tersebut diakui sebagai evaluasi besar bagi sektor ganda putra nasional.
“Kami sudah mencoba memberikan perlawanan maksimal di lapangan, namun lawan bermain lebih tenang pada poin-poin krusial,” ujar perwakilan tim pelatih ganda putra melalui keterangan resminya.
Meski demikian, Indonesia masih menyisakan satu asa terakhir di babak puncak. Tunggal putra muda Mohammad Zaki Ubaidillah sukses melaju ke final usai menundukkan pebulu tangkis tuan rumah, Alex Lanier.
Pemain yang akrab disapa Ubed itu akan menghadapi wakil tuan rumah lainnya, Christo Popov. Pemain unggulan ketiga tersebut diprediksi bakal memberikan ujian berat bagi Ubed di laga pamungkas hari ini.
“Fokus saya sekarang adalah pemulihan fisik dan mental untuk menghadapi partai final,” kata Mohammad Zaki Ubaidillah usai memastikan tiket final.
Seluruh pencinta bulu tangkis tanah air kini tentu menaruh harapan besar kepada Ubed. Perjuangan tunggal putra ini menjadi pertaruhan terakhir skuad Garuda untuk membawa pulang gelar juara dari tanah Prancis.
