SURABAYA – Upaya meningkatkan keselamatan transportasi nasional membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi profesi. Karena itu, Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) untuk lebih aktif memberikan masukan kepada pemerintah.
Saat menghadiri acara penguatan organisasi MTI Jawa Timur di Surabaya, Sabtu, Bambang menegaskan bahwa MTI memiliki kapasitas dan kompetensi untuk membantu pemerintah menyusun kebijakan transportasi yang berpihak pada keselamatan dan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, tantangan sektor transportasi saat ini semakin kompleks, mulai dari kebutuhan konektivitas, peningkatan layanan publik, hingga aspek keselamatan perjalanan. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi transportasi harus terus diperkuat.
Bambang menilai Jawa Timur memiliki posisi strategis karena didukung infrastruktur transportasi yang relatif lengkap. Potensi tersebut semakin kuat dengan keberadaan lembaga pendidikan yang menghasilkan SDM transportasi berkualitas.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan fasilitas maintenance untuk seluruh moda transportasi. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga kelayakan operasional armada sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan.
Ketua MTI Jawa Timur Hari Sugiri mengatakan organisasinya akan terus mendorong integrasi transportasi publik, peningkatan keselamatan jalan, efisiensi logistik, serta pengembangan transportasi rendah emisi guna mendukung Jawa Timur yang lebih maju dan terhubung.
