Rabu, 19 September 2018 - 22:01 WIB

Polres Ciamis Bongkar Prostitusi Online, Cara Pesan Ceweknya Gini Loh

CIAMIS – Polres Ciamis Polda Jawa Barat membongkar prostitusi online. Selain mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan telefon genggam, polisi juga menangkap tersangka AM (27) yang bertindak sebagai mucikari atau yang menawarkan perempuan kepada pemesannya.

Tersangka AM alias Virda Citra Hilma ditangkap ketika sedang bersama dengan Aden Bee, kolega AM.

Selain itu polisi juga meminta keterangan Fara, peremuan anak buah AM, berikut pemilik rumah kos Hejo di Karangpangingal, kecamatan Ciamis, Kibil.

“Ini kasus pertama prostitusi online yang berhasil diungkap Polres Ciamis. Saat ini kami masih mendalami dan mengembangkan keterangan tersangka yang menyediakan PSK,” tutur Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim AKP Hendra dan Paur Humas Iptu Iis Yeni, Selasa (18/9).

Lulusan Terbaik Akpol 2001 ini menambahkan, pada tanggal 12 Septermber 2018, Aden  melalui jaringan link whatsapp minta disediakan seorang perempuan. Tanpa menunggu lama, permintaan tersebut disanggupi, termasuk kesepakatan pembayaran sebesar Rp 500.000.

Aksi mereka, rupanya terendus pihak Polres Ciamis. Setelah melalui pengintaian, sekitar  pukul 20.00 WIB polisi melakukan penggerebgean kamar nomor 5 rumah kos Hejo di wilayah Karangpaningal, Kecamatan Ciamis.

Selain mendapati dua orang di dalam kamar, polisi juga mengamankan tersangka, serta pemilik rumah kos untuk diminta keterangannya.

“Dari transaksi sebesar Rp 500.000, sang perempuan hanya menerima Rp 100.000, sedangkan lainnya diambil tersangka. Ternyata, sebelumnya Aden juga pernah memesan perempuan kepada tersangka, dengan bayaran waktu itu sebesar Rp 300.000,” katanya.

Di depan polisi, tersangka mengaku baru tiga kali melayani pesanan. Seluruh komunikasi transkasi dan wanita yang dipesannya, dilakukan melalui whatssapp. Tersangka Virda juga  mengaku punya dua wanita yang dapat diajak kencan.

“Semua transaksi melalui online. Kami masih mengembangkan kasus ini, sebab tidak menutup kemungkinan ada jaringan lain,” urai Kapolres.

Tersangka Virda, lanjutnya dijerat dengan Pasal 296 KUHP atau 506 KUHP dan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Artikel ini telah dibaca 15948 kali

loading...
Baca Lainnya

105 Desa di Papua Teraliri Listrik

Oleh : Timotius Gobay Walau terjadi pandemi Covid-19, program Papua Terang yang dicanangkan pemerintah pusat...

27 Januari 2021, 15:28 WIB

Kalangan Santri Siap Jadi Garda Terdepan Dalam Mensukseskan Program Vaksinasi

Pemerintah berusaha mewujudkan Indonesia Sehat mulai Tahun 2021 dengan mewajibkan semua orang yang memenuhi ketentuan...

26 Januari 2021, 16:34 WIB

Aturan Turunan UU Cipta Kerja Berpihak Pada Industri Rakyat

Oleh : Indra Kurniawan Saat ini Pemerintah terus mengoptimalkan pembahasan penyusunan aturan turunan UU Cipta...

26 Januari 2021, 04:04 WIB

Peran Aktif Generasi Muda Menjaga Identitas Bangsa Indonesia dari Bahaya Radikalisme dan Intoleransi

Oleh: Johan Syahbudin (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Kota Bandung) Diksi “radikalisme” sedang...

26 Januari 2021, 03:50 WIB

Puncak Cemara Sawahlunto Pukau Decak Kagum Bundo Kanduang Sumbar Rezka Oktoberia

Anggota DPR-RI dari fraksi Demokrat dapil II Sumatera Barat Rezka Oktoberia didampingi Runner Up Puteri...

25 Januari 2021, 14:17 WIB

Warganet dan Milenial Mendukung Penanganan Pandemi Covid-19 Melalui Vaksinasi Nasional

Oleh : Putu Prawira Program Vaksinasi akan segera di gelar di Indonesia. Warganet dan milenial...

25 Januari 2021, 06:59 WIB

loading...