Sabtu, 30 Mei 2020 - 21:46 WIB

Selama 42 PSBB, Polresta Tangerang Keluarkan 10.292 Teguran Simpatik

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten mengeluarkan sebanyak 10.292 teguran kepada pengendara kendaraan, sejak hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya hingga hari ke-42.

Hari pertama PSBB di wilayah hukum Polresta Tangerang dimulai pada Sabtu 18 April 2020.

“Dari hasil evaluasi kegiatan PSBB di Kabupaten Tangerang yang masuk wilayah hukum Polresta Tangerang dari hari pertama hingga hari ke-42, Jumat 29 Mei, tercatat ada 10.292 teguran simpatik,” jelas Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Sabtu (30/5/2020).

Ade menyebut, selama 42 hari PSBB ada kendaraan masuk wilayah hukum Polresta Tangerang sejumlah 752.335.

Menurutnya, dalam PSBB di Kabupaten Tangerang terdapat 16 titik check point. “Delapan diantaranya masuk wilayah hukum Polresta Tangerang,” urai Ade.

Adapun 8 titik check point tersebut berada di Pasar Kemis (Simpang Pasar Kemis), Cikupa (Gerbang Citra Raya), Kronjo (Perbatasan Krono-Tanara), Rajeg (Simpang Kukun), Tigaraksa (Pos Pantau Jl Syech Nawawi), Solear (Simpang Taman Adiyasa), Jambe (Bundaran Kutruk) dan Jayanti (Perbatasan Serang-Jl Raya Serang).

Ade menambahkan, jenis pelanggaran masyarakat yang ditemukan saat pelaksanaan PSBB diantaranya, tidak memakai masker, konfigurasi jumlah dan posisi orang dalam kendaraan mobil, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan berbeda domisili.

Agar tidak mengulanginya, masyarakat yang melanggar dan tidak mengindahkan aturan yang tercantum dalam pelaksanaan PSBB untuk sementara diberikan teguran simpatik.

“Tentu kami terus memberikan imbauan dan peringatan kepada masyarakat, guna menumbuhkan kesadaran agar dapat mematuhi peraturan PSBB dalam upaya percepatan penanganan Covid–19,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 21121 kali

loading...
Baca Lainnya

Otsus Jilid 2 Dorong Kemajuan Milenial Papua

Oleh : Sabby Kossay Otonomi khusus jilid 2 didukung penuh oleh mahasiswa dan pemuda Papua,...

21 September 2020, 14:28 WIB

RUU Cipta Kerja Jadi Penyelamat Ekonomi

Oleh : Edi Jatmiko Pandemi covid-19 menghantam perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Agar tak terjadi krisis,...

21 September 2020, 00:51 WIB

Bahaya Covid-19 masih Mengintai, Perketat Protokol Kesehatan

Oleh : Reza Pahlevi Pandemi Covid-19 belum berakhir meski sebelumnya Indonesia sempat mengalami pelandaian kasus....

21 September 2020, 00:37 WIB

Ikatan Keluarga Santri Depok (IKSD) Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Depok 1

Enam rumah permanen terbakar di Jalan Jambu VII, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, pada...

20 September 2020, 18:48 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Memberikan Kemudahan Peluang Usaha

Oleh : Intan Prameswari Makin banyak orang yang ingin membuka bisnis baru, namun sayangnya tebentur...

19 September 2020, 23:32 WIB

Strategi ‘Rem dan Gas’ Seimbangkan Fokus Kesehatan dan Ekonomi di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Oleh: Muhammad Sidiq (Ketua Gerakan Literasi Terbit Regional Kota Bandung) Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan...

19 September 2020, 22:44 WIB

loading...