Senin, 23 November 2020 - 12:02 WIB

Ditinggal Pesawat, Konsumen Mengadu ke Presiden

Padang, – Salah satu konsumen dari anak perusahaan Garuda Indonesia Citilink, Ahmad Husein merasa dirugikan akibat ditinggal pesawat, akhirnya mengadu ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) hingga Presiden.

Diceritakan Ahmad Husein, pada 11 November 2020 lalu, ia akan berangkat dari Jakarta ke Padang. Sebelum keberangkatan jam 12.25, ia sudah check in jam 10.00 di Bandara Soekarno-Hatta. Setelah selesai pemeriksaan kesehatan dan 2 jam sebelum keberangkatan pesawat ia sudah menunggu pada gate 16 keberangkatan sesuai boarding pass.

Namun setelah ia menunggu di gate 16, dan sekira jam 12.00 sempat bertanya kepada petugas Citilink di gate 16, petugas menjawab tunggu informasi dan akan memberitahu jadwal keberangkatannya.

Selang 5 menit ia bertanya kepada petugas tentang jadwal penerbangan dan petugas mengatakan keberangkatan pesawat Citilink di pindahkan ke gate 28 seraya petugas berkata silakan berlari ke gate 28.

“Setelah saya berlari dan sampai ke gate 28 saya dihampiri petugas Citilink mengatakan bahwa saya terlambat dan pesawat sudah terbang, ia menyuruh saya membeli tiket lagi” katanya.

Baca juga: Lion Air Group Sediakan Rapid Rest Covid-19 di Padang

Ratusan Korban Penipuan Tiket Pesawat Murah Datangi Polres

Tidak puas, Husein berjalan menuju gate 16 dan kembali bertanya kepada petugas Citilink, kenapa tidak ada pemberitahuan kepadanya tentang perubahan jadwal terbang dan ruang tunggu.

Lalu kata Husein, salah satu petugas Citilink malah marah – marah dan arogan dengan mengatakan, “itu salah saudara sudah diumumkan lewat mikropon, dan tidak ada kompensasi alias tiket hangus. Silakan muat di koran atau menuntut, katanya,” ungkap Husein.

Menurutnya, pembatalan dan penundaan jam terbang yang tidak sesuai dengan boarding pass harusnya ada pemberitahuan lewat email, WhatsApp atau telepon kepada customer.

“Dengan hati yang sedih dan kecewa karena keadaan yang mendesak, akibat dari pembatalan keberangkatan tersebut saya sudah dirugikan oleh Citilink baik materi dan non materi. Dari permasalahan tersebut saya bermohon kepada yang terhormat Bapak Presiden RI menindak lanjuti laporan saya,” tukasnya.

Media ini telah mengirimkan surat konfirmasi tertulis kepada Citilink, namun belum ada balasan hingga berita ini ditayangkan.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 174 kali

loading...
Baca Lainnya

Intensitas Hujan Mulai Meningkat, BPBD Bartim imbau Masyarakat Waspadai Banjir

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Timur, Ir....

22 Januari 2021, 16:07 WIB

Semrawut, Sukarda Hampir Mati, Anggaran Perawatan Kabel PLN Dipertanyakan

Denpasar – Warga bernama I Gede Sukarda (46) beruntung selamat dengan luka bakar dipunggung setelah...

Foto: korban terkapar setelah tersengat listrik.

22 Januari 2021, 15:55 WIB

KPUD Malaka Membuka Kotak Suara Untuk Mengambil Dokumen Pembuktian ke MK

Malaka, NTT, deliknews – Pembukaan 395 kota disaksikan oleh pihak Kepolisian dan Bawaslu secara terbuka...

22 Januari 2021, 15:18 WIB

Jual Narkoba Jenis Sabu, Mantan Kades di Pali Ditembak Mati

Palembang, Sumsel, deliknews – Uladi Sastra (43) merupakan mantan kades di Kabupaten Pali yang ditembak...

21 Januari 2021, 18:18 WIB

Teknisi Telkom Malaka Bantah Persoalan Jaringan Terganggu di Disdukcapil

Malaka, NTT, deliknews – Teknisi Telkom Malaka membantah, tidak benar yang dipersoalkan oleh Dinas Kependudukan...

21 Januari 2021, 17:23 WIB

Kadis Kominfo Pasaman Tuding Kabag Hukum Tak Tahu Teknologi

Pasaman, – Kadis Kominfo Pasaman angkat bicara terkait pernyataan Kabag Hukum Pemkab Pasaman menyebutkan bahwa...

Kadis Kominfo Pasaman William Hutabarat

21 Januari 2021, 17:02 WIB

loading...