Kamis, 7 Januari 2021 - 16:21 WIB

Kantor Bank Nagari Pusat

Kantor Bank Nagari Pusat

Diduga Melanggar Perjanjian Kerjasama dengan BUD, Ini Kata Bank Nagari

Sumbar, – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemrpov Sumbar) dikabarkan mengalami kekurangan penerimaan atas pendapatan jasa giro dari rekening Bank Nagari milik Pemprov Sumbar tahun 2019.

Hal itu diduga disebabkan jasa giro tidak diberikan karena kesalahan sistem pada Bank Nagari/BPD Sumbar, tidak diberikan atas permintaan dari Kepala UPTD, disetorkan ke rekening Kas Daerah pemerintah kabupaten/kota dan kekurangan penerimaan jasa giro rekening dana BOS dan BOP.

Persoalan penerimaan jasa giro ini diduga disebabkan manajemen BPD Sumbar lalai dan tidak mempedomani Perjanjian Kerja Sama antara Bendahara Umum Daerah Provinsi Sumatera Barat dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat Cabang Utama Padang, Nomor 910/1325/DPKD-2010 dan PKS/001/CU/06-2010 tanggal 21 Juni 2010 tentang Pelayanan Jasa Perbankan dan Pelaksanaan Penatausahaan Pengelolaan Keuangan Daerah, dalam hal pemberian jasa giro bagi rekening milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Baca juga: Jasa Giro Bank Nagari Bermasalah Lagi

Bank Nagari Bikin Masalah, Lihat Ini Reaksi DPRD Sumbar

Menanggapi persoalan jasa giro tersebut, Bank Nagari tidak mau memberikan penjelasan dan menyebutkan termasuk kerahasiaan nasabah sebagai pemilik rekening.

“Maaf terkait surat diatas. Kami belum bisa memberi tanggapan atau jawaban langsung kepada bapak karena sesuai aturan perbankan dan menyangkut kerahasiaan nasabah sebagai pemilik rekening. Kami hanya bisa memberikan informasi tersebut kepada pemilik rekening,” ungkap Humas Bank Nagari, Intan, menanggapi konfirmasi tertulis yang dikirimkan, Kamis (7/1/21).

Menurut informasi atas temuan BPK, jasa giro sebagian dari rekening-rekening BOS dan BOP milik Pemprov Sumbar dipindahbukukan ke rekening giro BOS dan BOP sekolah, rekening Kas Daerah pemerintah kabupaten/kota, dan bahkan ada ke rekening lain yang belum diketahui pemiliknya.

Untuk diketahui, sebelumnya pada tahun 2018 Bank Nagari juga bermasalah soal jasa giro. Bank Nagari diduga belum melakukan dipindahbukukan jasa giro rekening dana BOS SD dan SMP secara otomatis ke rekening Kas Umum Daerah pemerintah kabupaten/kota pada Desember 2018, namun malah disetorkan ke Kas Daerah Pemprov Sumbar.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 142 kali

Baca Lainnya

Unand Diduga Terima Ratusan Juta Uang Kuliah Mahasiswa Bidikmisi

Padang, – Universitas Andalas (Unand) dikabarkan diduga melakukan pungutan atau penerimaan uang kuliah dari 98...

Kampus Universitas Andalas

4 Maret 2021, 23:07 WIB

PH PPDI Kecewa Tidak Ada Klarifikasi Dari Pihak Kecamatan Karusen Janang

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Sesyam Mertokusumo Law Firm selaku penasehat hukum dari Persatuan Perangkat...

4 Maret 2021, 22:19 WIB

Cegah Penyalahgunaan, Propam Polda Banten Cek Senpi Personel Polresta Tangerang

TANGERANG – Tim dari Bidang Propam Polda Banten melaksanakan kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) yang...

4 Maret 2021, 15:44 WIB

Sowan Sesepuh, Kapolresta Tangerang Silaturahmi ke Tokoh Masyarakat Cikupa

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersilaturahmi ke kediaman H. Cecep Miharja,...

4 Maret 2021, 15:38 WIB

Tingkatan Kerja Sama, Kapolresta Tangerang Silaturahmi ke Ketua PN Tangerang

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Tangerang...

4 Maret 2021, 15:26 WIB

Pemkab Bartim Gelar Apel Kesiapsiagaan Personil dan Sapras Dalam Penanggulangan Karhutla

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Pemerintah Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Apel Kesiapsiagaan...

4 Maret 2021, 10:30 WIB

loading...