Diduga Melanggar Perjanjian Kerjasama dengan BUD, Ini Kata Bank Nagari

Kantor Pusat Bank Nagari di Kota Padang (15/11/19)

Sumbar, – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemrpov Sumbar) dikabarkan mengalami kekurangan penerimaan atas pendapatan jasa giro dari rekening Bank Nagari milik Pemprov Sumbar tahun 2019.

Hal itu diduga disebabkan jasa giro tidak diberikan karena kesalahan sistem pada Bank Nagari/BPD Sumbar, tidak diberikan atas permintaan dari Kepala UPTD, disetorkan ke rekening Kas Daerah pemerintah kabupaten/kota dan kekurangan penerimaan jasa giro rekening dana BOS dan BOP.

Persoalan penerimaan jasa giro ini diduga disebabkan manajemen BPD Sumbar lalai dan tidak mempedomani Perjanjian Kerja Sama antara Bendahara Umum Daerah Provinsi Sumatera Barat dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat Cabang Utama Padang, Nomor 910/1325/DPKD-2010 dan PKS/001/CU/06-2010 tanggal 21 Juni 2010 tentang Pelayanan Jasa Perbankan dan Pelaksanaan Penatausahaan Pengelolaan Keuangan Daerah, dalam hal pemberian jasa giro bagi rekening milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Baca juga: Jasa Giro Bank Nagari Bermasalah Lagi

Bank Nagari Bikin Masalah, Lihat Ini Reaksi DPRD Sumbar

Menanggapi persoalan jasa giro tersebut, Bank Nagari tidak mau memberikan penjelasan dan menyebutkan termasuk kerahasiaan nasabah sebagai pemilik rekening.

“Maaf terkait surat diatas. Kami belum bisa memberi tanggapan atau jawaban langsung kepada bapak karena sesuai aturan perbankan dan menyangkut kerahasiaan nasabah sebagai pemilik rekening. Kami hanya bisa memberikan informasi tersebut kepada pemilik rekening,” ungkap Humas Bank Nagari, Intan, menanggapi konfirmasi tertulis yang dikirimkan, Kamis (7/1/21).

Menurut informasi yang diterima, jasa giro sebagian dari rekening-rekening BOS dan BOP milik Pemprov Sumbar dipindahbukukan ke rekening giro BOS dan BOP sekolah, rekening Kas Daerah pemerintah kabupaten/kota, dan bahkan ada ke rekening lain yang belum diketahui pemiliknya.

Untuk diketahui, sebelumnya pada tahun 2018 Bank Nagari juga bermasalah soal jasa giro. Bank Nagari diduga belum melakukan dipindahbukukan jasa giro rekening dana BOS SD dan SMP secara otomatis ke rekening Kas Umum Daerah pemerintah kabupaten/kota pada Desember 2018, namun malah disetorkan ke Kas Daerah Pemprov Sumbar.

(Darlin)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
ADVERTISEMENT
Login Areal