Senin, 8 Februari 2021 - 07:03 WIB

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1/2021). (Foto: liputan6.com)

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1/2021). (Foto: liputan6.com)

Ketegasan Polda Sumbar dalam Penegakan Hukum Bentuk Komitmen Jenderal Sigit Sebagai Kapolri Baru

Oleh: Darlinsah

Penegakan hukum oleh Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) tehadap kasus penembakan Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus judi di Solok Selatan pantas diapresiasi. Hal ini membuktikan bahwa kepolisian bekerja profesional sesuai dengan apa yang disampaikan Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 20 Januari lalu.

Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bila dirinya menjabat Kapolri, proses penegakan hukum tak boleh lagi bersifat tajam ke bawah, tumpul ke atas.

Seminggu kemudian, saat hari pelantikan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, 27 Januari 2021, viral pemberitaan peristiwa penembakan oleh seorang anggota Polres Solok Selatan terhadap DPO judi inisial DS ketika dilakukan penangkapan, sekira jam 14.30 Wib, hingga DS meninggal dunia.

Atas peristiwa tersebut, keluarga DS yang ditembak meminta pihak penegak hukum mengusut tuntas insiden itu. Pihak keluarga tidak menerima tewasnya DS diduga terlibat dalam kasus judi.

Kuasa Hukum dari LBH Pergerakan, Guntur Abdurrahman membantah terkait pemberitaan yang beredar yang menyebutkan korban ditembak karena menyerang aparat. Ditegaskannya bahwa kabar itu tidaklah benar, karena faktanya saat itu korban melarikan diri dan ditembak pada kepala bagian belakang.

Baca juga: Wujudkan Situasional Kamtibmas, Ini Pesan Dahsyat Kapolda NTB Irjen. Pol. Muhammad Iqbal

Sambut Hari Pers Nasional, Polda Sumbar Latihan Menembak Bersama Wartawan

Menindaklanjuti persoalan tersebut, Polda Sumbar dengan tidak berlama-lama langsung menetapkan Brigadir KS sebagai tersangka penembakan yang mengakibatkan DPO berinisial DS meninggal dunia di Solok Selatan.

“Setelah melakukan gelar perkara dan kita tetapkan statusnya sebagai tersangka atas laporan dari istri korban, dan Polda Sumbar yang mengambil alih kasus ini,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Stake Bayu, Senin 1 Februari 2021.

Menurut Stake Bayu, Brigadir KS sudah ditahan di ruang tahanan Mapolda Sumbar untuk menunggu proses hukum selanjutnya. KS akan menjalani proses persidangan untuk memutuskan kasus tersebut dan apabila sudah ada putusan dari pengadilan maka pihaknya akan melakukan sidang kode etik.

Sebelumnya Polda Sumbar menyatakan personel yang menembak DPO DS hingga meninggal dunia di Kabupaten Solok Selatan akan diproses secara pidana. Dengan diajukan-nya satu personel untuk diproses pidana bukan berarti terjadi kesalahan prosedur, nanti persidangan yang akan memutuskan.

Usai tersangka Brigadir KS ditahan di ruang tahanan Mapolda Sumbar untuk menunggu proses hukum selanjutnya. Wakapolda Sumbar Bapak Brigjen Edi mewakili Polda Sumbar mengunjungi keluarga DS, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan seluruh lapisan masyarakat Sumatra Barat atas kejadian tersebut. Kunjungan itu disambut pihak keluarga, tokoh adat dan masyarakat setempat.

Atas tindakan tegas Polda Sumbar menindak anggotanya, ini bukti bahwa polri tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Kita masyarakat Sumbar sangat mengapresiasi. Ini merupakan bentuk ketegasan Polri Presisi yaitu prediktif, responsibilitas dan tranparansi berkeadilan.

Kita melihat komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sangat jelas. Jajarannya melakukan penegakan hukum dengan tegas terhadap siapa saja yang melakukan pelanggaran hukum.

Pengusutan tuntas dan penanganan secara transparan yang telah dilakukan Polda Sumbar meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Tindakan cepat dan tegas dalam merespon kasus penembakan ini banyak diapresiasi publik.

Semoga kedepan situasi kamtibmas khususnya di Sumatera Barat dan Indonesia umumnya semakin kondusif.

Artikel ini telah dibaca 228 kali

Baca Lainnya

Hasil Pilkel Digugat, Bupati Badung Tetap Lantik Prebekel Desa Angantaka

Badung – Meski ada gugatan terkait pemilihan prebekel (Pilkel) Desa Angantaka di Pengadilan Negeri (PN)...

Pelantikan Perbekel Terpilih se-Kabupaten Badung. (Foto: Istimewa)

26 Februari 2021, 19:20 WIB

Akulturasi Budaya dan Pariwisata Diplomasi, Potensi untuk Revitalisasi

Bali – Akulturasi budaya Bali dan China menjadi salah satu keunikan dimiliki Bali selama ini....

Indonesia Director Tourism Confucius Institute (TCI) Udayana University, I Made Sendra. (Foto: deliknews.com)

26 Februari 2021, 18:59 WIB

Wakil Bupati Barito Timur Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan DPC Partai Gerindra

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Wakil Bupati Barito Timur hadiri pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan...

26 Februari 2021, 17:24 WIB

Unik, Warga Pesantren Perkampungan Minangkabau Akan Diimbau Gala

Padang, РPondok Pesantren (Ponpes) Perkampungan Minangkabau, terus memperkuat  kebiasaan budaya Minangkabau, tidak hanya nilai-...

Ketua Yayasan Shine Al-Falah, Syamsul Akmal, S.Ag., M.M.

26 Februari 2021, 16:26 WIB

Kapolres Barito Timur Lakukan Pengecekan Posko PPKM Skala Mikro

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Guna menekan penyebaran dan penularan di masa pandemi Covid-19, Kapolres...

26 Februari 2021, 14:03 WIB

Hasil Rapat, Kades Umanen Lawalu Membagikan Pupuk Bersubsidi ke Petani Sesuai RDKK

Malaka, NTT, deliknews – Kades Umanen Lawalu mengadakan rapat membahas pupuk bersubsidi dengan warga desa...

26 Februari 2021, 13:57 WIB

loading...