Output Kunker DPRD Kota Padang ke Italia Tidak Sesuai Tujuan

Padang, – Terungkap dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keungan (BPK), Sekretariat DPRD Kota Padang melaksanakan perjalanan dinas atau kunker ke Venezia, Italia pada 2019 lalu Output nya tidak sesuai tujuan.

Sesuai SPT perjalanan dinas diikuti oleh 6 orang terdiri dari Satu orang Wakil Ketua DPRD, Empat orang Anggota DPRD, dan Sekretaris DPRD. Adapun nama inisial peserta perjalanan dinas tersebut yakni WIR, Jmd, Zlh, Dsm, Rfl, dan Syh.

Perjalanan dinas ke Venezia bertujuan untuk mencari bahan referensi pengembangan Kota Padang, menjajaki kerjasama bisnis, perdagangan, dan pariwisata antar daerah, dan antar negara, serta membantu Pemerintah Kota Padang dalam penyusunan rencana kerja tahunan.

Baca juga: Temuan BPK, Ini Anggota DPRD Kota Padang yang Perjalanan Dinas ke Italia

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap output kegiatan, diketahui output kegiatan tersebut berupa satu buah laporan kegiatan perjalanan dinas yang terdiri dari 16 halaman dan berisi antara lain: dasar, tujuan, sasaran dan pelaksana kegiatan, informasi mengenai Negara Italia, jadwal kegiatan, dan informasi mengenai pelaksanaan kegiatan, serta kesimpulan.

Berdasarkan hasil penelaahan BPK atas jadwal kegiatan, informasi pelaksanaan kegiatan dan kesimpulan yang disajikan, tidak terdapat informasi yang cukup mengenai kegiatan pelaksanaan penjajakan kerjasama bisnis, perdagangan, dan pariwisata antar daerah dan antar negara.

Jadwal kegiatan yang disampaikan menyebutkan adanya observasi dan
kunjungan pada perkumpulan pengusaha yang dibina oleh Venezia Autentica, namun laporan kegiatan tidak dilengkapi dengan bukti kehadiran pengusaha yang dikunjungi dan notulen diskusi sebagai pendokumentasian atas diskusi penjajakan kerjasama yang dimaksudkan. Begitu juga dalam kesimpulan, tidak terdapat bukti
dari pelaksanaan penjajakan kerjasama bisnis, perdagangan, dan pariwisata antar daerah, dan antar negara, sesuai tujuan perjalanan dinas.

Lebih lanjut, Sekretariat DPRD tidak dapat menunjukkan bukti tindak lanjut atas pelaksanaan perjalanan dinas tersebut yang diterapkan secara konkret dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan Kota Padang.

Dari perjalanan dinas ke Italia itu, BPK juga mengungkapkan temuan berupa kelebihan pembayaran atas belanja perjalanan dinas sebesar Rp72.564.000. Kemudian ditemukan juga kelebihan pembayaran atas belanja perjalanan dinas dalam dan luar kota sebesar Rp125.843.686.

(Darlin)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
ADVERTISEMENT
Login Areal