MAGETAN,deliknews.com – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri dan Swasta berlangsung di SMPN 2 Sidorejo pada Kamis (5/3). Sebagai bagian penting dari agenda MKKS, sekolah tuan rumah dan yang akan menjadi tuan rumah selanjutnya diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, inovasi, dan strategi pengelolaan sekolah yang berhasil, guna menjadi inspirasi bagi institusi lain.

Pada kesempatan ini, sesi berbagi praktik baik disampaikan oleh Bapak Sugeng Hariyadi, S.Pd – Kepala SMPN 2 Karangrejo sekaligus Plt. Kepala SMPN 1 Karas, yang akan menjadi tuan rumah pertemuan MKKS bulan April 2026. Ia memaparkan program bertajuk Memungut, Memilah dan Komposting (MMK) dalam Penumbuhan Kepedulian dan Budaya Lingkungan.

Dalam pemaparannya, Sugeng menjelaskan bahwa program MMK merupakan upaya strategis sekolah untuk membentuk karakter murid yang peduli terhadap sampah di lingkungan sekolah dan rumah. Melalui kegiatan terencana dan berkelanjutan, murid diajak meningkatkan kesadaran tentang pengelolaan sampah yang baik, bahkan diberi peran sebagai duta lingkungan sehat untuk menyebarkan gerakan ini ke rumah. Tujuan utama program adalah mengurangi jumlah sampah warga sekolah sekaligus menghasilkan kompos organik yang dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.

Kegiatan MMK dilaksanakan melalui berbagai tahapan: pembentukan tim pengelola sampah (guru dan murid), sosialisasi kepada seluruh warga sekolah, pemasangan tempat sampah terpisah (organik dan non-organik), pengumpulan sampah organik dari kantin dan kelas, pemilahan sampah, proses komposting dengan metode EM4, serta pemanfaatan kompos untuk tanaman di sekolah. Program ini melibatkan seluruh komponen sekolah, menciptakan budaya bersama dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para kepala sekolah dalam menyimak paparan dan terlibat diskusi. Berbagai pertanyaan, tanggapan, dan gagasan yang muncul menunjukkan semangat kolaborasi dan keinginan saling belajar. Para peserta menyambut baik sesi ini karena memberikan wawasan baru dalam mengelola sekolah secara efektif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Jurnalis : Zhintya